Memasuki sebuah tempat penjualan untuk menjual lebih dari 200kg kopi hijau curian, Ngo Van Bang, yang tinggal di kecamatan Thuan Hanh, distrik Dak Song, provinsi Dak Nong , seorang subjek dengan catatan kriminal, terkejut ketika dia ditangkap.
Pada tanggal 8 November, polisi di kelurahan Thuan Ha, kecamatan Dak Song, provinsi Dak Nong, menyatakan bahwa unit mereka baru saja menyerahkan tersangka Ngo Van Bang (lahir tahun 1990), warga kelurahan Thuan Hanh, kecamatan Dak Song, beserta barang bukti 211 kg biji kopi segar kepada badan investigasi kepolisian kecamatan Dak Song guna melanjutkan penyelidikan dan klarifikasi terkait tindak pidana pencurian barang.
Mencuri kopi untuk dijual, Ngo Van Bang tertangkap berkat kecerdikan agen pembelian hasil pertanian.
Menurut informasi awal, sekitar pukul 1:30 siang tanggal 6 November, Bang mengendarai sepeda motornya ke desa 8, kecamatan Thuan Ha, distrik Dak Song dan menemukan perkebunan kopi setempat jauh dari pemukiman penduduk dan tidak ada yang menjaganya, sehingga Bang mencuri 4 karung biji kopi segar dengan berat total 211 kg.
Kemudian, Bang mengangkut sejumlah kopi di atas ke Agen Pembelian Produk Pertanian Van Linh di desa Dak Thot, kecamatan Thuan Ha.
Namun, pemilik agen pembelian produk pertanian menyadari bahwa kopi tersebut masih hijau dan mencurigai itu adalah barang curian, jadi ia melaporkan kejadian tersebut ke Polisi Komune Thuan Ha.
Mencuri kopi untuk dijual, Ngo Van Bang ditangkap karena alasan yang tidak terduga.
Setelah menerima laporan tersebut, Polisi Komune Thuan Ha segera tiba di Badan Pembelian Produk Pertanian Van Linh untuk memverifikasi dan mengklarifikasi masalah tersebut serta mengundang Ngo Van Bang ke markas besar Polisi Komune untuk diinterogasi.
Awalnya, Ngo Van Bang mengaku mencuri 211kg kopi segar untuk dijual demi uang.
Diketahui bahwa Ngo Van Bang adalah seorang pecandu narkoba, memiliki 2 kali hukuman sebelumnya karena perjudian dan kepemilikan narkoba ilegal.
[iklan_2]
Sumber: https://danviet.vn/mang-ca-phe-trom-di-ban-bi-bat-vi-su-tinh-y-cua-chu-dai-ly-20241108142537677.htm
Komentar (0)