Lebih dari 1.000 pelaku bisnis dan pakar ekonomi , keuangan, dan teknologi menghadiri konferensi tersebut.
AI tidak hanya mengoptimalkan proses dan membuat prakiraan cerdas, tetapi juga meningkatkan daya saing dan efisiensi bisnis. Untuk tumbuh berkelanjutan, bisnis perlu mempersiapkan fondasi teknologi yang kuat, mengembangkan sumber daya manusia, dan memanfaatkan peluang dari AI.
AI memberikan dampak yang mendalam, luas, dan cepat dalam skala global, mulai dari pemerintahan, bisnis, hingga pekerja. 82% CEO di Asia Pasifik telah menerapkan GenAI (di berbagai tingkatan) dalam 12 bulan terakhir, dan mencapai hasil seperti: 37% melaporkan peningkatan pendapatan, 40% mencatat peningkatan laba, 58% memperhatikan efisiensi karyawan. Vietnam juga memasuki periode penerapan AI yang meluas di berbagai bidang...

Berbicara tentang strategi penerapan AI dan data pintar dalam manajemen bisnis, Bapak Le Hong Quang, Direktur Jenderal MISA, mengatakan bahwa tingkat penerapan AI dalam manajemen bisnis meningkat dari 33% pada tahun 2022 menjadi 72% pada tahun 2024 (menurut IBM, Forbes, McKinsey). Bisnis yang menerapkan data untuk pengambilan keputusan dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menarik pelanggan 23 kali lebih tinggi dibandingkan bisnis tradisional.

Mengikuti tren penerapan AI dalam manajemen, MISA mengembangkan Asisten AI MISA AVA, yang terintegrasi ke dalam Platform Manajemen Perusahaan Terpadu MISA AMIS. MISA AVA membantu bisnis dengan cepat memproses data, menyediakan laporan visual, dan analisis mendalam, sehingga menciptakan fondasi yang kokoh untuk pengambilan keputusan strategis. Bersamaan dengan itu, dengan teknologi AI dan analisis data, MISA AVA juga memprediksi indikator-indikator penting, mendukung manajemen yang fleksibel, dan mengoptimalkan efisiensi operasional.

Penerapan AI membantu meningkatkan produktivitas layanan pelanggan hingga 1,71 kali lipat dengan melibatkan 350 orang, bukan 600 orang, untuk melayani pelanggan, sekaligus mengoptimalkan proses keuangan, mengotomatiskan akuntansi, dan mendukung bisnis untuk mengakses modal lebih cepat. Saat ini, lebih dari 5.000 bisnis telah mendapatkan limit pinjaman sebesar VND 25.000 miliar melalui platform AI MISA, dengan tingkat keberhasilan pencairan 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan metode konvensional.
Pada tahun 2025, MISA akan terus menerapkan platform AI Agent dan OneAI untuk menjalankan misi "mempopulerkan AI" bagi bisnis. Alih-alih harus membeli banyak akun individual, bisnis hanya perlu menyediakan satu akun OneAI bagi karyawan untuk menggunakan banyak model AI secara fleksibel. OneAI tidak hanya hemat biaya tetapi juga mudah dikelola, terdesentralisasi dengan jelas, dan memastikan keamanan data, sekaligus membantu bisnis memantau efektivitas penggunaan AI untuk diterapkan ke arah yang tepat...
Sumber: https://www.sggp.org.vn/misa-khang-dinh-vai-tro-ung-dung-ai-post800101.html
Komentar (0)