Pada pagi hari tanggal 5 September, Sekolah Tinggi Teknologi dan Pelatihan Kejuruan Hanoi ( Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas dan Sosial ) mengadakan upacara pembukaan tahun ajaran 2024-2025 dan memberikan sertifikat kelulusan pertama kepada mahasiswa angkatan ke-21.
Berbicara pada upacara pembukaan, Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas dan Sosial Le Tan Dung sangat mengapresiasi pencapaian yang telah dicapai Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Hanoi selama hampir 65 tahun pembangunan dan pengembangan.
Atas nama para pemimpin Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial, Wakil Menteri Le Tan Dung menyerahkan karangan bunga untuk memberi ucapan selamat kepada Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Hanoi pada upacara pembukaan tahun ajaran 2024-2025 (Foto: Chi Tam).
Beliau menegaskan, meskipun banyak kendala dan tantangan yang dihadapi, namun pihaknya terus berupaya maksimal dalam menjalankan peran dan fungsinya, yaitu mencetak sumber daya manusia berkualitas yang mampu memenuhi tuntutan perekonomian bangsa dalam konteks integrasi internasional serta mendorong industrialisasi dan modernisasi.
Wakil Menteri Le Tan Dung juga menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian di bidang pengajaran, pembelajaran, dan pelatihan yang telah diraih sekolah tersebut. Beliau menekankan peran staf dan guru dalam berinovasi dalam metode pengajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan.
"Kontribusi tak kenal lelah dari staf dan guru sekolah merupakan faktor kunci dalam membantu siswa berkembang secara komprehensif, baik dalam pengetahuan maupun keterampilan profesional," kata Wakil Menteri Le Tan Dung.
Wakil Menteri Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas dan Sosial Le Tan Dung (Foto: Chi Tam).
Salah satu pesan penting yang ingin disampaikan Wakil Menteri Le Tan Dung kepada para guru dan siswa sekolah adalah untuk "menyalakan api kecerdasan, patriotisme, rasa tanggung jawab, dan aspirasi untuk bangkit".
Para pemimpin Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Sosial menghimbau para guru untuk terus menginspirasi dan memotivasi generasi siswa, membantu mereka menyadari dengan jelas peran mereka dalam masyarakat dan negara.
Wakil Menteri menekankan bahwa hanya ketika setiap individu menyadari nilai-nilai mereka sendiri dan menetapkan tujuan untuk diperjuangkan, mereka dapat mengatasi tantangan dan berhasil di masa depan.
Selain itu, Wakil Menteri juga mengusulkan agar sekolah terus berinovasi dalam manajemen dan metode pengajaran, serta berfokus pada reformasi pendidikan vokasi sesuai dengan dokumen panduan seperti Resolusi No. 29-NQ/TW dan Arahan No. 21-CT/TW. Perbaikan ini akan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan memenuhi tuntutan pasar tenaga kerja yang terus meningkat.
Kepala Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Hanoi Le Hong Ngoc (Foto: Chi Tam).
Di pihak sekolah, Kepala Sekolah Le Hong Ngoc mengatakan bahwa pada tahun ajaran 2023-2024, sekolah telah mendidik lebih dari 800 siswa di berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga sarjana praktik. Beberapa siswa dari sistem 9+ telah lulus ujian masuk ke universitas negeri bergengsi, sementara banyak insinyur dan sarjana lulusan sekolah telah mendapatkan pekerjaan dan secara bertahap memantapkan posisi mereka di masyarakat.
Pada tahun ajaran 2024-2025, Sekolah Tinggi Teknologi dan Pendidikan Kejuruan Hanoi akan menerima 885 mahasiswa baru. Sekolah ini terus berinvestasi dalam peralatan dan mengoptimalkan sumber daya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran.
Sekolah berkomitmen untuk mempertahankan biaya sekolah 20-30% lebih rendah dari ketentuan dan tidak mengenakan biaya apa pun selain biaya sekolah, dalam rangka menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi siswa dan keluarga mereka.
Pimpinan sekolah memberikan sertifikat kelulusan pertama kepada siswa kelas 21 (Foto: Chi Tam).
Selain itu, sekolah akan terus bekerja sama dengan dunia usaha dan organisasi untuk mencari pendanaan beasiswa serta memperluas kesempatan kerja bagi siswa setelah lulus.
Pada tahun ajaran baru, Sekolah Tinggi Teknik dan Kejuruan Hanoi menargetkan 100% siswa kelahiran tahun 2008 dan 2009 dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya, dengan 15-20% di antaranya berprestasi. Khususnya, 30% lulusan SMA akan lulus ujian masuk universitas, dan setidaknya 50% akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/moi-thay-co-hay-thap-sang-ngon-lua-tri-tue-trong-hoc-sinh-sinh-vien-20240905121156752.htm
Komentar (0)