ANTD.VN - Departemen Umum Perpajakan baru saja mengeluarkan surat resmi yang mengarahkan departemen pajak setempat untuk memperkuat pencegahan perdagangan faktur ilegal di dunia maya.
Menurut Direktorat Jenderal Pajak, penjualan faktur ilegal di media sosial, situs web, dan forum daring akhir-akhir ini semakin marak, sehingga berdampak negatif terhadap administrasi perpajakan. Baik perorangan maupun badan usaha memanfaatkan kemudahan dunia maya untuk mengiklankan jasa jual beli faktur demi keuntungan ilegal, yang mengakibatkan hilangnya pendapatan APBN dan mengganggu kesehatan lingkungan usaha.
Menghadapi situasi tersebut, untuk lebih meningkatkan efektivitas kerja pencegahan dan penanggulangan praktik jual beli faktur elektronik, khususnya pemasangan iklan dan penjualan faktur di dunia maya, Direktorat Jenderal Pajak meminta kepada Dinas Pajak Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk meningkatkan sinkronisasi pelaksanaan upaya pencegahan praktik jual beli faktur di dunia maya.
Khususnya, secara proaktif mengumpulkan informasi tentang subjek yang menjual faktur di dunia maya di area tersebut; informasi dari sumber pers, jejaring sosial; informasi dari kecaman dan umpan balik dari unit dan individu di dalam dan luar area manajemen...
Dari situlah, lembaga tersebut mengkaji, menyerap informasi, dan menyampaikan informasi tersebut kepada instansi terkait guna mengambil tindakan pencegahan penyebaran dan pengeposan informasi penjualan faktur elektronik di dunia maya serta segera melakukan investigasi dan penanganan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tersebut.
Situasi jual beli faktur elektronik di dunia maya masih rumit (Foto ilustrasi) |
Departemen pajak secara ketat menerapkan peraturan dan prosedur mengenai manajemen faktur dan prosedur penerapan manajemen risiko faktur untuk secara teratur menilai dan menyaring bisnis yang berisiko tinggi menggunakan faktur ilegal dan menggunakan faktur secara ilegal.
Disamping itu, perlu dilakukan pengawasan dan pemeriksaan agar pelanggaran dapat segera dideteksi, terutama terhadap transaksi jual beli faktur pajak yang dilakukan Wajib Pajak di berbagai daerah provinsi dan kota.
“Ketika mendeteksi tanda-tanda pelanggaran, otoritas pajak di semua tingkatan harus secara proaktif berkoordinasi erat dengan instansi kepolisian di tingkat yang sama untuk berkoordinasi dalam memberikan informasi dan meninjau organisasi dan individu yang membeli dan menjual faktur di kabupaten, provinsi, dan kota untuk segera mencegah dan menanganinya sesuai dengan ketentuan hukum” – permintaan Direktorat Jenderal Pajak.
Di masa mendatang, Direktorat Jenderal Pajak mewajibkan departemen pajak untuk secara proaktif meneliti dan menerapkan solusi teknologi informasi dalam operasi pengumpulan, evaluasi, dan analisis informasi faktur di dunia maya.
Bersamaan dengan itu, memperkuat propaganda dan penyebaran kebijakan dan peraturan perpajakan di media massa agar wajib pajak memahami dan menghayati sanksi atas pembelian dan penjualan faktur, membimbing wajib pajak untuk menggunakan faktur sesuai ketentuan dan meningkatkan kepatuhan sukarela dan pelaksanaan yang tepat terhadap kebijakan dan peraturan perpajakan dan faktur.
Dinas pajak perlu memperkuat kerja sama dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mencegah dan segera menangani praktik jual beli faktur palsu. Pertukaran informasi yang berkala antar unit fungsional akan membantu mendeteksi dan memberantas jalur perdagangan faktur ilegal dengan segera.
[iklan_2]
Source: https://www.anninhthudo.vn/mua-ban-hoa-don-online-gia-tang-tong-cuc-thue-yeu-cau-thu-thap-thong-tin-cung-cap-cho-co-quan-cong-an-post594128.antd
Komentar (0)