Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengkritik AS karena memulai perang dagang dengan sekutunya saat bekerja aktif dengan Rusia.
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada 4 Maret mengkritik tarif baru yang diberlakukan AS sebagai "sangat konyol", menurut AP. Dalam konferensi pers di Ottawa, Trudeau mengungkapkan kemarahannya ketika mengatakan bahwa AS telah memulai perang dagang melawan Kanada, "sekutu dan mitra terdekatnya, sahabat terdekatnya, sementara mereka sedang membicarakan kerja sama aktif dengan Rusia".
Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengadakan konferensi pers di Ottawa pada tanggal 4 Maret tentang tarif AS
Sebelumnya, AS mulai mengenakan tarif 25% atas impor dari Kanada dan Meksiko, dengan tarif 10% untuk produk energi Kanada. Kanada segera merespons dengan tarif 25% atas barang-barang AS senilai lebih dari $100 miliar. Meksiko akan mengumumkan tanggapannya akhir pekan ini.
"Yang dia (Presiden AS Donald Trump) inginkan adalah keruntuhan total ekonomi Kanada karena hal itu akan memudahkan mereka mencaplok kami. Itu tidak akan pernah terjadi. Kami tidak akan pernah menjadi negara bagian ke-51 (milik mereka)," tegas Trudeau, merujuk pada pernyataan Trump sebelumnya tentang menjadikan Kanada sebagai negara bagian AS.
Sebelumnya, Tn. Trump mengunggah peringatan kepada Tn. Trudeau di jejaring sosial Truth Social, menyebut pemimpin negara tetangga itu "gubernur", bukan perdana menteri. "Tolong jelaskan kepada Gubernur Kanada Trudeau bahwa ketika ia mengenakan tarif balasan kepada Amerika Serikat, tarif balasan kami akan segera naik ke jumlah yang sama," tulis Tn. Trump.
Sementara itu, dalam konferensi pers, Perdana Menteri Trudeau menyebut Presiden AS dengan nama depannya, alih-alih nama belakangnya. "Saya ingin berbicara langsung dengan seorang warga Amerika tertentu, Tuan Donald. Saya tidak terbiasa setuju dengan Wall Street Journal , tetapi Donald, mereka menunjukkan bahwa meskipun Anda orang yang sangat cerdas, ini adalah hal yang sangat bodoh untuk dilakukan," kata Tuan Trudeau tentang pajak tersebut.
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick kemudian mengisyaratkan bahwa AS dapat bernegosiasi dengan Kanada dan Meksiko dan dapat mengumumkan kesepakatan paling cepat pada 5 Maret. Lutnick mengatakan kepada Fox Business News bahwa tarif tidak akan ditangguhkan, tetapi Presiden Trump akan mencapai kompromi. "Saya pikir dia akan menemukan jalan keluar. Anda berbuat lebih banyak dan saya akan menemukan jalan tengahnya," kata menteri tersebut.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/thu-tuong-canada-my-khoi-dong-thuong-chien-voi-dong-minh-va-nguoi-ban-gan-gui-nhat-185250305075756593.htm
Komentar (0)