Merawat mereka yang kurang beruntung.
Di tengah siang yang berangin di tepi laut lepas, kami mengunjungi rumah Thach Phi Nhung, yang tinggal di Dusun 1, Komune Tien Hai – seorang pemuda yang telah berjuang melawan epilepsi selama bertahun-tahun. Kejang yang berkepanjangan telah sangat melemahkan kesehatannya dan membatasi kemampuannya untuk merawat dirinya sendiri. Semua aktivitas sehari-harinya, mulai dari makan dan kebersihan hingga mobilitas, bergantung pada ibunya, Nguyen Thi My Tien. Ibu Tien mencari nafkah dengan membudidayakan ikan di keramba di laut dan berjuang untuk merawat putranya. Wajahnya terbakar matahari karena berhari-hari di laut, dan tangannya pecah-pecah karena matahari dan angin. “Beberapa hari saya hanya bekerja beberapa jam sebelum harus pulang untuk merawat putra saya. Melihatnya sedikit lebih sehat saja sudah membuat saya bahagia! Di masa-masa sulit, pemerintah daerah dan organisasi masyarakat setempat berkunjung, membawa beras, beberapa kotak susu, obat demam… Ini bukan hanya dukungan materi tetapi juga berbagi kekuatan untuk membantu saya melangkah maju,” Ibu Tien berbagi.

Persatuan Pemuda Komune Tien Hai memberikan hadiah kepada keluarga dengan anak muda kurang mampu. Foto: DANH THANH
Situasi serupa dialami oleh Ly Thi Thu Ha, warga Dusun 2, Komune Tien Hai, yang menderita cerebral palsy. Ha tidak dapat berjalan dengan stabil dan komunikasinya terbatas. Ibu Ha, Nguyen Thi Ngoc Diem, terutama mengelola toko kelontong kecil di rumah dan tidak dapat bepergian jauh karena harus merawat Ha. Namun, keuntungan yang sedikit itu hampir tidak cukup bagi Ibu Diem untuk menutupi pengeluaran keluarga. "Saya selalu takut kondisi putri saya akan memburuk. Memikirkan masa depannya, saya mencoba untuk tetap kuat. Keluarga saya sering menerima dukungan dari komune. Anggota Serikat Pemuda telah berulang kali memobilisasi para dermawan untuk menyumbangkan barang-barang kebutuhan pokok dan susu bergizi, jadi saya merasa tidak sendirian dalam merawat putri saya," kata Ibu Diem.
Situasi seperti yang dialami Phi Nhung atau Thu Ha bukanlah hal yang jarang terjadi di komune pulau Tien Hai. Kehidupan yang terisolasi, kondisi ekonomi yang sulit, dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan sangat membebani keluarga-keluarga ini. Oleh karena itu, program-program yang mendukung kaum muda kurang mampu yang dilaksanakan oleh Persatuan Pemuda Komune Tien Hai bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang menawarkan dukungan moral yang tak ternilai harganya.
Jembatan hangat yang membentang di atas samudra luas.
Selama bertahun-tahun, kepedulian terhadap kaum muda yang kurang beruntung telah menjadi prioritas utama bagi Persatuan Pemuda Komune Tien Hai. Mengingat kondisi yang sulit dan kenyataan bahwa kehidupan mereka sebagian besar bergantung pada laut, mendukung mereka yang memiliki keterbatasan kesehatan atau keadaan khusus sangatlah penting. Kunjungan rutin, pemberian beras, susu, dan obat-obatan, bersama dengan kata-kata penyemangat dan dukungan, telah menjadi tradisi yang berharga di komunitas pulau kecil ini. Bapak Tien Kim Hen, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Tien Hai, menyatakan: “Komune selalu menganggap kepedulian terhadap kaum muda yang kurang beruntung bukan hanya sebagai kewajiban tetapi juga tanggung jawab kepada masyarakat. Selama ini, Persatuan Pemuda Komune telah melakukan kegiatan praktis untuk mendukung kaum muda yang kurang beruntung dan memberi mereka lebih banyak motivasi untuk berjuang demi masa depan yang lebih baik.”
Dalam merawat pemuda kurang mampu, anggota serikat pemuda memainkan peran penghubung dan penyebar dalam menumbuhkan semangat berbagi. Menurut Phan Thi Thuy Diem, Sekretaris Serikat Pemuda Komune Tien Hai, setiap pemuda kurang mampu di pulau itu memiliki kisahnya masing-masing. Beberapa sakit sejak kecil, beberapa kurang mendapat perhatian, dan beberapa menghadapi keadaan yang sulit. Oleh karena itu, Serikat Pemuda Komune mengunjungi setiap rumah untuk memberikan dukungan selama Tet (Tahun Baru Imlek), Bulan Pemuda, dan program sukarelawan musim panas. Baik itu hadiah kecil atau beberapa jam bantuan untuk keluarga, anggota serikat selalu ingin pemuda kurang mampu merasa bahwa semua orang ada untuk mereka.
“Kami menganggap kepedulian terhadap kaum muda yang kurang beruntung sebagai misi jangka panjang. Serikat Pemuda akan terus memobilisasi para dermawan untuk secara teratur mengunjungi dan memberikan hadiah kepada kaum muda yang kurang beruntung. Kami percaya bahwa ketika masyarakat bekerja sama dan rasa empati menyebar, kaum muda yang kurang beruntung di komune pulau ini akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menerima perhatian. Itulah juga cara kita dapat membangun Tien Hai yang kuat, bersatu, dan manusiawi,” kata Ibu Phan Thi Thuy Diem.
Di tengah hamparan laut dan langit yang luas, Tien Hai menjadi hangat dengan kebaikan hati manusia yang tersebar melalui tindakan kemurahan hati. "Jembatan cinta" ini, hasil upaya bersama pemerintah, organisasi, dan masyarakat, membantu kaum muda yang kurang beruntung mengatasi kesulitan dan bermimpi tentang masa depan yang lebih baik.
KOTA TERKENAL
Sumber: https://baoangiang.com.vn/nang-buoc-thanh-nien-yeu-the-a467578.html






Komentar (0)