Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) dan perusahaan kedirgantaraan SpaceX telah menunda peluncuran misi berawak Crew-11 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada menit terakhir karena cuaca yang tidak mendukung di lokasi peluncuran.
Menurut rencana awal, pesawat ruang angkasa Dragon yang membawa empat awak untuk misi Crew-11 dijadwalkan diluncurkan pada pukul 12:09 siang tanggal 31 Juli, waktu Pantai Timur (pukul 11:09 malam pada hari yang sama, waktu Vietnam) dari Kennedy Space Center di Florida (AS).
Namun, peluncuran dihentikan sekitar satu menit sebelum peluncuran karena awan tebal dan risiko badai petir di sekitar landasan peluncuran. Menurut NASA, peluncuran berikutnya kemungkinan terjadi pada 1 Agustus waktu setempat.
Keempat anggota misi Crew-11 terdiri dari dua astronaut NASA, Zena Cardman dan Mike Fincke, astronaut Kimiya Yui dari Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA), dan astronaut Oleg Platonov dari Badan Antariksa Rusia (Roscosmos). Ini akan menjadi penerbangan luar angkasa pertama bagi astronaut Cardman dan Platonov.
Sementara misi ISS biasanya berlangsung selama enam bulan, misi Crew-11 dapat menjadi yang pertama dari beberapa misi delapan bulan yang direncanakan, bagian dari upaya baru untuk menyinkronkan jadwal AS dan Rusia.
Crew-11 adalah misi yang melanjutkan serangkaian penerbangan sukses oleh NASA dan SpaceX, yang berkontribusi dalam mempertahankan keberadaan manusia yang berkelanjutan di luar angkasa dan membuka langkah baru dalam eksplorasi luar angkasa.
Crew-11 akan menggantikan Crew-10 di ISS. Crew-10 dijadwalkan meninggalkan stasiun pada 6 Agustus.
Rencana misi Crew-11 muncul saat para pemimpin badan antariksa Rusia dan AS mengadakan pembicaraan pertama mereka setelah jeda lima tahun, membuka prospek baru bagi hubungan bilateral di bidang ini.
Pada pertemuan pada tanggal 31 Juli di Kennedy Space Center, Direktur Perusahaan Penelitian Luar Angkasa Rusia (Roskosmos) Dmitry Bakanov dan Menteri Perhubungan AS dan Direktur Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional AS (NASA) Sean Duffy membahas banyak isu penting seperti mempertahankan operasi ISS dan mempromosikan program eksplorasi bulan dan luar angkasa.
Kedua pihak juga telah membentuk kelompok kerja gabungan untuk mempelajari opsi pemindahan ISS dari orbit aman serta rencana untuk menenggelamkan stasiun tersebut di masa mendatang.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/nasa-du-kien-phuc-hoi-ke-hoach-dua-phi-hanh-doan-crew-11-len-iss-post1053154.vnp
Komentar (0)