Rusia terus melancarkan serangan udara di pangkalan Starokostiantyniv
Pada tanggal 12 Juli, SF melaporkan bahwa militer Rusia melancarkan serangan rudal dan pesawat tak berawak yang menargetkan wilayah Khmelnytskyi barat dan wilayah lain di Ukraina pada malam tanggal 11 Juli.
Menurut Angkatan Udara Ukraina, lima rudal jelajah yang diluncurkan dari udara Kh-101 dan 19 pesawat tanpa awak bunuh diri Geran digunakan oleh militer Rusia dalam serangan itu.
Rusia telah berulang kali menggunakan drone bunuh diri Geran untuk menyerang target militer Ukraina. (Foto: AP)
Target utama serangan adalah Pangkalan Udara Starokostiantyniv, demikian pernyataan Angkatan Udara Ukraina. Pada saat yang sama, Angkatan Udara Ukraina menyatakan telah menembak jatuh kelima rudal dan 11 dari 19 drone.
Namun, menurut SF, ledakan masih dilaporkan di pangkalan udara serta di ibu kota Kiev dan beberapa daerah lainnya.
Pangkalan Udara Starokostiantyniv adalah markas Brigade Penerbangan Taktis ke-7 Angkatan Udara Ukraina. Pangkalan ini terutama digunakan oleh pesawat pengebom taktis Su-24 buatan Soviet. Su-24 ini bertanggung jawab untuk melakukan serangan dengan rudal jelajah Storm Shadow buatan Inggris dan rudal jelajah SCALP buatan Prancis. Sebelumnya, militer Rusia telah berulang kali menyerang Pangkalan Udara Starokostiantyniv.
Dalam beberapa minggu terakhir, militer Rusia telah meningkatkan serangan terhadap pangkalan udara Ukraina. Serangan presisi Rusia telah menghancurkan atau merusak beberapa jet tempur Angkatan Udara Ukraina.
Serangan itu ditujukan untuk melemahkan peralatan Angkatan Bersenjata Ukraina sekaligus mengirimkan peringatan saat Kiev bersiap menerima jet tempur F-16 buatan AS dari NATO.
Banyak senjata NATO yang dipasok ke Ukraina dihancurkan oleh Rusia.
Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, dari tanggal 6 sampai 12 Juli, tim penerbangan taktis-operasional, pesawat tak berawak, rudal dan artileri dari kelompok pasukan Rusia memusnahkan 7 peluncur roket mobilitas tinggi M142 HIMARS buatan AS, 4 peluncur rudal pertahanan udara S-300PS dengan radar, 3 sistem rudal pertahanan udara HAWK (buatan AS) dan 2 peluncur rudal pertahanan udara Patriot dengan radar (buatan AS).
Senjata gerak sendiri Rusia Msta-S ditembakkan di dekat Avdeevka, Republik Rakyat Donetsk (memproklamirkan diri). (Foto ilustrasi. Sumber: Sputnik/Stanislav Krasilnikov)
Juga selama waktu ini, Pasukan Pertahanan Udara Rusia mencegat 4 rudal taktis ATACMS buatan AS, 3 rudal jelajah Storm Shadow buatan Inggris, 17 bom berpemandu Hammer buatan Prancis, sebuah rudal antiradar berkecepatan tinggi HARM buatan AS; 28 rudal yang diluncurkan dari sistem HIMARS buatan AS dan Vampire buatan Ceko; 308 pesawat tak berawak.
Serangan udara Rusia menghancurkan peralatan militer Ukraina. (Sumber: RT)
Menurut data yang dilaporkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia, sejak dimulainya kampanye militer khusus, tentara Rusia telah menghancurkan 627 pesawat, 277 helikopter, 27.536 pesawat tak berawak, 546 sistem rudal pertahanan udara, 16.560 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 1.376 kendaraan tempur yang dilengkapi dengan peluncur roket ganda, 11.768 senjata lapangan dan mortir, dan 23.597 peralatan militer khusus.
HOA AN (Menurut SF, AVP)
[iklan_2]
Sumber: https://www.nguoiduatin.vn/nga-tan-cong-can-cu-khong-quan-chien-luoc-ukraine-tuyen-bo-danh-chan-5-ten-lua-204240714212751499.htm
Komentar (0)