Angka Industri Pariwisata yang Mengesankan
Pada tahun 2024, Vietnam menyambut 17,5 juta wisatawan mancanegara, meningkat 3,59% dibandingkan tahun 2023, sementara wisatawan domestik mencapai 110 juta. Total pendapatan pariwisata mencapai VND 850 miliar, meningkat 23,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berkat penerapan transformasi digital, industri pariwisata telah beralih dari model bisnis B2B menjadi B2C, yang membantu mengurangi ketergantungan pada agen perjalanan perantara dan kantor perwakilan. Wisatawan kini dapat memesan tur dan menikmati layanan secara langsung melalui platform digital.
Menurut Wakil Menteri Ho An Phong, penerapan teknologi digital , kecerdasan buatan (AI), dan platform pintar telah menciptakan kekuatan pendorong yang kuat bagi perkembangan industri pariwisata yang pesat dan berkelanjutan. "Transformasi digital bukan hanya tren yang tak terelakkan, tetapi juga faktor penentu daya saing industri pariwisata dalam konteks globalisasi," tegasnya.
Inisiatif transformasi digital lokal
Beberapa daerah telah mencapai prestasi luar biasa dalam menerapkan pariwisata cerdas. Kota Ho Chi Minh mengembangkan aplikasi pariwisata cerdas di platform iOS dan Android, serta menerapkan teknologi 3D untuk menciptakan kembali ruang perkotaan dari atas.
Di Hanoi, sebuah portal pariwisata pintar menyediakan informasi detail tentang destinasi wisata, sementara Da Nang menggunakan VR360 dan sulih suara dwibahasa untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. Inisiatif-inisiatif ini memberikan pengalaman yang imersif dan intuitif, sehingga meningkatkan daya tarik destinasi wisata.
Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata juga berfokus pada pembangunan ekosistem pariwisata cerdas yang sinkron. Kementerian telah menerbitkan serangkaian kriteria untuk mengevaluasi platform digital nasional bagi manajemen dan bisnis pariwisata, beserta serangkaian indikator untuk mengukur efektivitas destinasi pariwisata cerdas. Tiga proyek utama, termasuk warisan digital, pariwisata cerdas, dan pusat operasi pariwisata, juga sedang diimplementasikan secara intensif.
Meskipun banyak hasil positif, industri pariwisata masih menghadapi tantangan signifikan seperti kebutuhan sumber daya yang besar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penyempurnaan infrastruktur digital. Namun, Wakil Menteri Ho An Phong menyatakan optimismenya bahwa dengan tekad Pemerintah, konsensus kementerian dan sektor, serta kreativitas perusahaan teknologi, industri pariwisata Vietnam akan terus menorehkan prestasi di tahun-tahun mendatang.
Komentar (0)