Berbicara dengan Thanh Nien pada tanggal 16 Desember, Tn. Thang Van Thong, Wakil Ketua Umum Asosiasi Serpihan Kayu Vietnam (Vietnam Timber and Forest Products Association), mengatakan, hingga kini perusahaan industri kayu (utamanya di bidang pengolahan serpihan dan pelet kayu) telah mendapatkan pengembalian pajak pertambahan nilai sekitar lebih dari 4.000 miliar VND dari total pajak yang masih menunggu pengembalian sekitar 6.000 miliar VND.
Sampai dengan 30 November, otoritas pajak telah menerbitkan 16.778 keputusan pengembalian pajak pertambahan nilai dengan total pengembalian sebesar VND 127,783 miliar.
Sebelumnya, pada awal Oktober, jumlah pajak yang dikembalikan kepada perusahaan industri kayu hanya sekitar 2.000 miliar VND.
Semangat umumnya adalah restitusi pajak cukup menguntungkan, sehingga pelaku usaha bisa "bernapas". Daerah dengan restitusi pajak yang cepat antara lain Thanh Hoa, Binh Dinh, Quang Ngai... Namun, di Quang Ninh dan Ba Ria - Vung Tau , restitusi pajak cukup lambat. Hingga saat ini, pajak yang menunggu restitusi dari pelaku usaha industri kayu di Quang Ninh sekitar 1.500-1.600 miliar VND, dan hingga saat ini, belum ada satu pun dong yang direstitusi," tegas Bapak Thong.
Wakil Presiden Asosiasi Serpih Kayu Vietnam menambahkan bahwa di setiap daerah, tergantung pada peraturan petugas pajak, proses pengembalian pajak bisa cepat atau lambat. Beberapa tempat hanya melacak pengembalian pajak ke wajib pajak, sementara yang lain masih melacak pengembalian pajak ke petani hutan, yang agak tidak masuk akal; namun, kasus seperti ini tidak banyak.
Menurut Tn. Thong, Departemen Pajak Provinsi Quang Ninh menanggapi para pebisnis bahwa mereka masih menunggu pendapat dari Departemen Umum Perpajakan ( Kementerian Keuangan ) untuk mendapatkan instruksi yang lebih jelas mengenai pengembalian pajak.
Mengembalikan pajak sebesar 127,783 miliar VND
Menurut Departemen Umum Perpajakan, dalam melaksanakan arahan Pemerintah, Perdana Menteri , dan Menteri Keuangan, Departemen Umum Perpajakan telah menerapkan berbagai langkah untuk meninjau dan mengarahkan kantor pajak setempat agar mempercepat pemrosesan berkas pengembalian pajak pertambahan nilai dan meminta kantor pajak untuk melaporkan kemajuan pemrosesan berkas tersebut setiap hari.
Hingga 30 November, otoritas pajak telah menerbitkan 16.778 keputusan pengembalian pajak pertambahan nilai dengan total pengembalian sebesar VND 127,783 miliar, setara dengan 68,7% dari perkiraan pengembalian pajak pertambahan nilai untuk tahun 2023 yang disetujui oleh Majelis Nasional, setara dengan 93% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2022.
Pada pagi hari tanggal 15 Desember, dalam Konferensi Dialog dengan para pelaku usaha mengenai kebijakan dan prosedur administrasi perpajakan dan kepabeanan tahun 2023, Wakil Menteri Keuangan, Bapak Cao Anh Tuan, menegaskan: ke depannya, Kementerian Keuangan akan terus meningkatkan mekanisme dan kebijakan, mendorong reformasi prosedur administrasi dan modernisasi di bidang perpajakan dan kepabeanan, dengan tujuan untuk terus menciptakan iklim usaha yang setara, transparan, dan kondusif dalam memenuhi kewajiban perpajakan terhadap anggaran negara.
"Bersama solusi Pemerintah, Perdana Menteri, kementerian, departemen, dan cabang pusat dan daerah, Kementerian Keuangan berharap agar dunia usaha lebih proaktif memanfaatkan peluang inovasi, meningkatkan daya saing, dan berkembang; sekaligus mematuhi ketentuan perundang-undangan perpajakan dan kepabeanan secara ketat dan menyeluruh, sehingga berkontribusi pada tujuan bersama pembangunan sosial ekonomi," ujar Bapak Tuan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)