Berbagi di media sosial, Ibu Bui Thi Thanh Hien (25 tahun, tinggal di Kota Ho Chi Minh), masih tidak dapat berhenti emosional ketika mengingat momen ketika ia diselamatkan oleh banyak orang tak dikenal, ketika ia sayangnya pingsan di tengah jalan.
Ibu Hien mengatakan bahwa pada tanggal 3 Oktober, ia mengendarai sepeda motornya dari rumahnya di Distrik 12 ke Distrik 1 untuk mengurus beberapa pekerjaan. Di tengah perjalanan, ia tiba-tiba merasa lelah dan letih.
Gadis itu dibawa ke rumah sakit oleh orang asing setelah pingsan di tengah jalan (Foto: NVCC).
Karena tekanan darahnya rendah, Ibu Hien menyadari bahwa ini adalah gejala penyakitnya, jadi ia segera menghentikan mobil, menepi, dan duduk di jalan. Sesak napas, anggota badan mati rasa, dan pusing membuatnya tidak dapat meminta bantuan. Anggota badannya tiba-tiba tidak dapat bergerak dan ia pun pingsan.
"Saya sering merasa seperti ini, jadi saya merasa tak berdaya dan terluka. Saya tidak berharap ada yang datang membantu saya, saya hanya bertahan dan berpikir dalam hati bahwa semuanya akan baik-baik saja," aku Hien.
Namun, tak lama kemudian, seorang pengemudi ojek yang lewat menghampirinya untuk menanyakan kondisinya. Ia memberi isyarat kepada seorang perempuan yang sedang mengambil uang tak jauh dari situ untuk datang memeriksa dan membantu.
Gadis yang beruntung itu dibawa ke rumah sakit dan didiagnosis menderita hipokalsemia (Foto: NVCC).
Melihat Hien tak lagi punya tenaga, wanita itu meminta bantuan petugas keamanan gedung di dekatnya untuk membantunya masuk ke tempat sejuk dan menjaga sepeda motornya.
Orang ini juga terus menepuk punggung Hien, memberi kabar terbaru tentang kondisinya, dan menelepon keluarganya untuk mengabarkan kejadian tersebut. Beberapa orang di sekitarnya bahkan membelikannya smoothie dan teh manis untuk memulihkan tenaganya.
"Wanita itu bahkan naik taksi untuk mengantar saya ke rumah sakit untuk observasi. Keluarga saya tinggal di Long An , jadi mereka tidak bisa tiba tepat waktu, dan dengan berat hati, ia menjadi anggota keluarga pasien, mulai mengisi dokumen, membayar biaya rumah sakit agar saya bisa pergi ke unit gawat darurat," ujar Hien. Wanita itu menunggunya diinfus selama hampir 2 jam, menyelesaikan semua prosedur sebelum berpamitan dan pergi.
Thanh Hien merasa tersentuh ketika orang asing membantunya (Foto: NVCC).
Hien mengatakan bahwa ketika dia meminta nomor rekening banknya untuk membayar kembali tagihan rumah sakit, wanita itu menolak dan pergi tanpa meninggalkan sarana kontak apa pun.
Para dokter di ruang gawat darurat saling bercerita bahwa saya telah bertemu dengan orang yang sangat baik. Tindakannya membuat saya banyak berpikir. Biasanya, gaya hidup hemat saya membuat saya kurang memperhatikan diri sendiri, tetapi orang asing itu justru merawat saya dengan antusias seperti anggota keluarga sendiri. Hal itu membuat saya merasa sangat tersentuh," ungkap Ibu Hien.
Setelah kejadian ini, Ibu Hien mengunggah kisah tersebut di media sosial untuk menyebarkan semangat positif sekaligus menemukan dermawan yang telah menolongnya. Unggahan tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dan mendapatkan ribuan interaksi. Namun, hingga saat ini, gadis tersebut belum menemukan identitas perempuan yang disebutkan di atas.
Di kolom komentar, banyak netizen mengungkapkan kekaguman mereka terhadap orang-orang yang disebutkan dalam artikel tersebut. Banyak juga yang bercerita bahwa mereka pernah ditolong oleh orang asing dan pernah menolong orang asing di saat-saat sulit.
[iklan_2]
Sumber: https://dantri.com.vn/an-sinh/ngat-giua-duong-o-tphcm-co-gai-khong-dam-tin-hanh-dong-cua-nguoi-la-20241021160645110.htm
Komentar (0)