Ikan tuna
Sumber vitamin D yang sangat baik, yang penting untuk penyembuhan patah tulang. Vitamin D membantu penyerapan kalsium dan berperan penting dalam pembentukan struktur tulang serta memantau pertumbuhan tulang.
Ikan salmon
Sebagai makanan yang kaya vitamin D dan asam lemak omega-3 lainnya, salmon berperan penting dalam pembentukan kolagen dalam tubuh.
Daging sapi
Ini adalah pilihan yang baik bagi penderita patah tulang. Alasannya, daging sapi mengandung banyak nutrisi penting yang membantu mendukung proses pemulihan tulang, mengurangi peradangan, memperkuat sistem kekebalan tubuh untuk melawan patogen, sehingga mendukung proses penyembuhan tulang.
Susu
Alasan mengapa mengonsumsi produk susu seperti susu, keju, dan yogurt merupakan cara terbaik untuk meningkatkan pemulihan tulang adalah karena sebagian besar produk susu kaya akan kalsium. Kalsium merupakan salah satu nutrisi yang tidak diproduksi oleh tubuh dan harus diperoleh dari sumber eksternal, salah satunya adalah produk susu.
Telur
Telur dikenal sebagai sumber nutrisi yang kaya. Telur kaya akan protein, zat besi, vitamin B, magnesium, kalsium, dan vitamin D, yang meskipun jumlahnya sedikit, bermanfaat bagi penderita patah tulang selama masa pemulihan.
Biji labu
Selain vitamin C, biji labu mengandung mineral lain yang membantu tubuh menyerap vitamin D lebih baik, seperti magnesium. Magnesium berkontribusi pada struktur dan kekerasan tulang secara keseluruhan.
Gila
Kacang-kacangan seperti almon, kenari, dan kacang mete merupakan sumber lemak sehat yang baik saat tubuh Anda sedang memulihkan diri dari cedera. Kacang-kacangan seperti almon, kenari, dan kacang mete kaya akan vitamin E, yang bermanfaat untuk struktur dan pertumbuhan tulang.
Susu kedelai
Jika Anda intoleran laktosa atau vegan, Anda bisa mendapatkan kalsium dari pilihan vegan seperti susu kedelai. Susu kedelai menyediakan sepertiga kalsium susu sapi.
Brokoli
Sebagai makanan yang kaya akan kalsium, vitamin K, antioksidan dan vitamin C, sangat baik untuk kesehatan tulang dan mendukung proses pemulihan pasca patah tulang.
Makanan yang harus dihindari
Kopi: hindari sepenuhnya karena kopi mengandung kafein yang akan mengurangi kemampuan penyerapan kalsium dari makanan lain.
Garam: Terlalu banyak natrium dalam makanan Anda dapat menyebabkan Anda kehilangan banyak kalsium melalui urine. Garam bahkan terdapat dalam beberapa makanan atau minuman yang rasanya tidak asin, jadi periksa label dan batasi asupan sekitar 1 sendok teh, atau tidak lebih dari 6 gram, per hari.
Kopi: Terlalu banyak kafein (lebih dari 4 cangkir kopi kental sehari) dapat memperlambat penyembuhan tulang. Kafein dapat menyebabkan Anda buang air kecil lebih sering, yang berarti Anda kehilangan lebih banyak kalsium dalam urine.
Makanan cepat saji: seringkali mengandung banyak gula, lemak tidak sehat, dan rendah nutrisi yang dibutuhkan tulang. Mengonsumsi terlalu banyak makanan cepat saji dapat mengurangi penyerapan kalsium dan mineral lainnya, sehingga memengaruhi proses regenerasi tulang.
Makanan berlemak: Lemak sulit dicerna dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sehingga menghambat penyerapan nutrisi yang dibutuhkan tulang. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi banyak lemak jenuh meningkatkan risiko peradangan, yang memengaruhi proses penyembuhan tulang.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/nguoi-bi-gay-xuong-nen-an-gi-de-mau-lanh.html
Komentar (0)