Komposisi gizi pare
Surat kabar Health & Life mengutip Webmd yang menyatakan bahwa jumlah dan jenis nutrisi yang bisa Anda dapatkan dari pare akan bergantung pada apakah Anda memakannya mentah atau dimasak. Terdapat setidaknya 32 zat kimia aktif dalam buah ini.
Anda bisa mendapatkan nutrisi berikut ini dari memakan 1 cangkir (130 gram) pare yang dimasak:
- Kalori: 53,3 kkal
- Protein: 1,07 gram
- Total lemak: 3,52g
- Karbohidrat: 5,45g
- Gula: 2,46g
- Serat: 2,47g
Pare juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan berikut:
- Vitamin: Pare merupakan sumber vitamin C yang sangat baik (mengandung sekitar 41,5g vitamin ini dalam 1 cangkir), sejumlah besar folat (bentuk alami vitamin B9) yang dibutuhkan sel untuk tumbuh.
- Mineral: Pare mengandung kalsium dua kali lipat dari bayam dan dua kali lipat dari pisang.
Antioksidan: Pare mengandung antioksidan tingkat tinggi yang membantu melindungi sel dari peradangan dan kerusakan oksidatif. Di antara antioksidan tersebut, yang paling ampuh adalah asam galat, asam klorogenat, katekin, dan epikatekin.
Pare baik untuk kesehatan namun kurang cocok untuk sebagian orang
Vitamin C dalam pare berperan sebagai antioksidan, membantu tubuh menyerap zat besi. Vitamin C dibutuhkan untuk mendukung kesehatan kulit, tulang, dan jaringan ikat; membantu produksi kolagen, penyembuhan luka, metabolisme protein, dan baik untuk fungsi kekebalan tubuh.
Orang yang tidak boleh makan pare
Artikel di situs web Rumah Sakit Umum Medlatec memuat konsultasi medis dari BSCKI. Duong Ngoc Van mengatakan bahwa meskipun pare memiliki banyak manfaat kesehatan, ada beberapa kelompok orang yang tidak boleh mengonsumsi makanan ini. Berikut adalah kelompok orang tersebut:
- Ibu hamil, terutama pada awal kehamilan dan ibu menyusui
- Anak-anak
- Pasien tekanan darah rendah
- Orang dengan masalah pencernaan
- Pasien sebelum dan sesudah operasi (berhenti makan setidaknya 2 minggu sebelum dan sesudah operasi)
- Orang dengan kekurangan kalsium
- Orang dengan defisiensi G6PD
Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan pare
Mengonsumsi pare terlalu banyak dapat menyebabkan kembung, gangguan pencernaan, sendawa, dan diare. Selain itu, mengonsumsi pare secara berlebihan dapat menyebabkan hipoglikemia mendadak, yang dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, berkeringat, dan bahkan pingsan.
Untuk memastikan efektivitas dan menghindari efek samping yang tidak diinginkan, Anda dapat mengingat beberapa catatan saat menggunakan pare sebagai berikut:
- Konsumsilah secukupnya, jangan disalahgunakan.
- Jangan mencampur pare dengan udang atau memakannya bersamaan dengan iga babi goreng atau manggis.
- Hindari minum teh hijau setelah makan pare karena dapat mengganggu pencernaan. Sebaiknya tunggu beberapa jam setelah makan sebelum minum.
- Pare sebaiknya tidak dimakan saat perut kosong.
Melalui artikel di atas, pembaca telah mempelajari lebih banyak informasi terkait pare, baik dari segi komposisi nutrisinya maupun hal-hal yang perlu diketahui saat mengonsumsinya. Dengan demikian, artikel ini dapat membantu Anda memahami cara efektif mengonsumsi pare dalam diet Anda untuk mendapatkan manfaat luar biasa yang dibawanya.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/nguoi-nao-khong-nen-an-muop-dang-ar907222.html
Komentar (0)