Pada tanggal 13 Maret, sebuah klip video muncul di media sosial yang merekam adegan seorang anak laki-laki kecil memegang setumpuk tiket lotere, tampak ketakutan, berjalan mundur untuk menghindari didekati oleh seorang wanita yang dengan keras mengancamnya.
Pemilik klip tersebut, Ibu NT, mengatakan insiden itu terjadi beberapa hari yang lalu, di sebuah gang di Jalan Duong Ba Trac (Distrik 8, HCMC).
Anak laki-laki itu tampak ketakutan ketika wanita itu mengancam dan memaksanya untuk menjual tiket lotre (Potongan foto dari klip: Disediakan oleh karakter tersebut).
Ibu T. mengatakan kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00. Ia dan stafnya mendengar teriakan keras di luar, jadi mereka keluar untuk melihat.
Pada saat ini, Ibu T. melihat seorang anak laki-laki kecil (berusia sekitar 4 tahun) berdiri di bawah sinar matahari, memegang setumpuk tiket lotere di tangannya, dengan gugup bergerak maju dan kemudian mundur, tampak ketakutan.
Perempuan dalam video itu bergegas menghampiri anak laki-laki itu, melambaikan tangannya, dan terus-menerus mengancamnya, membuatnya buru-buru mundur: "Kalau tiket lotremu masih utuh sampai sore ini, kamu akan tahu siapa aku! Kalau kamu berdiri di sana dan menolak masuk (untuk mengajak pelanggan membeli tiket lotre), kamu akan ditampar nanti. Aku akan merobek tiket lotremu untuk menghajarmu, lalu aku akan pergi."
Melihat anak laki-laki itu masih ketakutan dan tidak berani masuk ke kedai teh susu untuk menawarkan tiket lotre, wanita itu terus mengancam: "Sekarang berikan tiket lotre itu padaku, jangan kutuk aku agar tidak menjual apa pun. Aku akan memukul perutmu sekarang juga, percaya?".
Mendengar itu, anak laki-laki itu menutupi perutnya dengan tangannya, mengembalikan tiket lotre dan pergi bersama wanita itu.
Menyaksikan kejadian tersebut, Ibu T. merekamnya di ponselnya dan mengunggahnya di media sosial. Ia mengatakan bahwa anak laki-laki dan perempuan tersebut sering berjualan tiket di gang 109 Duong Ba Trac (Kelurahan 1, Distrik 8). Ini bukan pertama kalinya anak laki-laki penjual tiket lotre tersebut diancam dan dipaksa masuk ke toko-toko di gang ini untuk mengajak pelanggan membeli tiket.
Klip tersebut menarik ratusan ribu penayangan dan ratusan interaksi. Banyak akun media sosial mengungkapkan kemarahan mereka terhadap perempuan dalam klip tersebut. Banyak orang juga mengajukan banyak pertanyaan tentang hubungan antara perempuan dan anak laki-laki tersebut.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)