Hari ini (14 Maret), otoritas Niger memerintahkan pengusiran tiga direktur perusahaan minyak dan gas Tiongkok dari negara Asia Timur itu, dan sebuah hotel dibuka oleh orang Tiongkok, menurut AFP.
Proyek eksplorasi minyak yang dioperasikan oleh perusahaan Tiongkok di Niger
Otoritas Niger telah mengeluarkan dekrit untuk mengusir tiga eksekutif Tiongkok dari China National Petroleum Corporation (CNPC), perusahaan penyulingan minyak Soraz, dan operator pipa gas Wapco. Ketiganya harus meninggalkan Niger dalam waktu dua hari.
Laporan tersebut tidak menyebutkan alasan keputusan tersebut, tetapi Ibrahim Bana, seorang komentator yang memiliki hubungan dekat dengan pemerintah Niger, mengatakan secara daring bahwa orang-orang yang dideportasi telah "mengabaikan" permintaan dari pihak berwenang untuk mengambil tindakan guna melindungi kepentingan Niger dalam eksplorasi minyak.
Dalam keputusan lain, kali ini dari Kementerian Pariwisata Niger, pemerintah daerah juga mencabut izin usaha Hotel Soluxe International bintang 4 yang dioperasikan oleh warga negara Tiongkok. Alasan pencabutan tersebut adalah karena perilaku "diskriminatif" dan penyimpangan keuangan dari pihak Tiongkok.
Hotel ini dibuka pada tahun 2015 dan terutama melayani karyawan tiga perusahaan China yang direkturnya telah dideportasi.
Militer Niger mengambil alih pemerintahan melalui kudeta pada tahun 2023 dan telah berjanji untuk mengamankan pendapatan dari industri pertambangan dan minyak negara tersebut.
Menteri Perminyakan Sahabi Oumarou pada bulan Februari meminta Soraz untuk membuat rencana guna memastikan warga Niger memiliki kursi di dewan direksi, serta membayar upah yang lebih setara kepada pekerja rumah tangga.
Niger adalah produsen minyak tetapi hanya mengolah sebagian kecil dari produksinya. Sejak awal Maret, negara itu telah menghadapi kekurangan bensin yang belum pernah terjadi sebelumnya.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/niger-truc-xuat-3-giam-doc-cua-cac-cong-ty-dau-khi-trung-quoc-185250314184703414.htm
Komentar (0)