Meluncurkan koleksi tersebut pada kesempatan ulang tahun kesepuluh Vietnam International Fashion Week (AVIFW) , yang juga menandai 10 tahun dalam profesi tersebut, Thao Nguyen mencurahkan banyak upaya pada 40 desain.
Sang desainer mengatakan ia selalu memiliki sumber inspirasi yang tak terbatas dari keindahan alam. Citra awan warna-warni dikaitkan dengan emosi perempuan dalam berbagai tahap, suasana hati, dan emosi.
Bagian pertama koleksi ini didominasi warna abu-abu dan hitam, melambangkan awan gelap di hari hujan. Sang desainer mengibaratkan gambar ini dengan kesulitan dan tantangan hidup yang harus dihadapi setiap perempuan.
Pada bagian kedua, Thao Nguyen melukis gambar penuh warna melalui gaun bernuansa pastel yang manis, melambangkan harapan dan masa depan yang cerah, serta menyampaikan pesan "setelah hujan terbitlah matahari".
Koleksi bulan Mei diselesaikan oleh sang desainer dan timnya dalam waktu sekitar dua bulan, dengan langkah paling rumit berupa pemrosesan material dan hiasan. Thao Nguyen mengatakan ia menggunakan kain-kain yang telah menjadi ciri khas kreatifnya selama bertahun-tahun, seperti organza dan taffeta, untuk menciptakan gaun malam yang mewah dan ramping.
Selain itu, sang desainer juga memadukan material baru, sutra organza, untuk menciptakan kelembutan bak awan yang melayang. Material baru ini membutuhkan waktu pengerjaan yang lama agar menghasilkan pakaian yang mengalir, tetap memiliki bentuk yang tegas, tidak kusut, dan membantu pemakainya terlihat lebih mewah.
Gambar awan dieksploitasi secara beragam melalui banyak teknik pelapisan, dipadukan dengan ratusan jam penataan batu-batu berkilau berkualitas tinggi oleh para perajin terampil.
Selain bentuk-bentuk yang sudah dikenal dari sang desainer seperti gaun berkobar klasik model A, gaun tanpa tali..., sang desainer juga berinovasi lewat gaun putri duyung, gaun bodycon, gaun berpotongan...
Selain gambar awan, ia juga menerapkan tren populer di dunia seperti pita kecil yang cantik sebagai aksen, lapisan kain berumbai yang menciptakan efek awan...
Juara kedua Che Nguyen Quynh Chau adalah wajah pertama yang membuka koleksi bulan Mei .
Juara kedua Miss Grand Vietnam 2022, Che Nguyen Quynh Chau, telah bekerja sama dengan sang desainer selama beberapa musim, dan seringkali menduduki posisi penting dalam pertunjukannya. Sang ratu cantik melangkah ke panggung dengan anggun diiringi alunan musik yang merdu dalam balutan gaun merah yang "disesuaikan" dengan lekuk tubuhnya. Desainnya menggunakan bahan taffeta yang pas di badan, dihiasi batu-batu berkilau, dan dipadukan dengan jubah untuk menciptakan tampilan yang kuat bak dewi.
Mengambil peran sebagai wajah pertama untuk babak kedua adalah Miss Universe Vietnam 2023 Xuan Hanh.
Menciptakan kembali citra awan merah muda yang manis dan romantis, Nona Xuan Hanh mengenakan gaun organza berlapis-lapis yang menciptakan efek berkibar. Di sepanjang badan gaun, sang desainer menempelkan ratusan bunga liar dalam bentuk 3D, menciptakan efek kelopak yang berjatuhan. Thao Nguyen dan timnya membutuhkan waktu lebih dari seminggu untuk menyelesaikan gaun ini secara manual.
Detail jahitan tangan menambahkan sentuhan unik pada setiap desain.
Tampil sebagai vedette, H'Hen Nie mendapat tepuk tangan meriah saat ia melangkah dengan langkah kuat dalam gaun hitam pendek dengan dua rok panjang yang menciptakan gaya unik.
Nona H'Hen Nie telah menjadi "muse" akrab Thao Nguyen selama hampir satu dekade, orang yang membantunya menyampaikan pesan feminisme dengan paling jelas, mengatasi semua kesulitan dan tantangan seperti hari-hari hujan untuk mencapai hari-hari cerah.
Gaun Miss Universe Vietnam 2017 dibuat dalam waktu lebih dari dua minggu, menggunakan teknik menempelkan ribuan batu secara manual untuk menciptakan pola modul baru pada permukaan kain, dijalin dengan benang-benang batu kecil seperti tetesan hujan musim panas.
Sang desainer menuturkan, rancangan yang dikenakan sang ratu kecantikan sebagai vedette dalam peragaan busananya kerap diminta banyak orang untuk dibeli, namun ia kerap memproduksinya dalam jumlah terbatas, dengan tingkat kesulitan tinggi, dan teknik manual.
Desainer dan model dalam upacara penutupan acara
Desainer Thao Nguyen lahir pada tahun 1991 dan memulai kariernya di dunia mode saat usianya baru 18 tahun. Saat itu, ia merupakan mahasiswa tahun pertama di Central University of Fine Arts, jurusan desain mode. Setelah lulus, ia mendirikan merek fesyennya sendiri. Ia mulai dikenal banyak orang ketika berpartisipasi dalam program Project Runway Vietnam dan berhasil masuk 9 besar. Selama 10 tahun terakhir, ia secara rutin meluncurkan koleksinya di AVIFW dan berbagai peragaan busana lainnya. Ia juga sukses menyelenggarakan pertunjukan pribadi untuk merayakan tahun ke-5 kariernya, atau Following the Sun...
Foto: Tim Kien Can
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/thoi-trang-tre/ntk-thao-nguyen-mang-thong-diep-nu-quyen-vao-bo-suu-tap-cam-hung-may-troi-1852406161642477.htm
Komentar (0)