Dalam perbincangan dengan Surat Kabar PNVN, Yen Nhi tak dapat menyembunyikan rasa senang, bahagia dan terutama rasa syukurnya yang mendalam saat bercerita tentang prestasi yang telah diraihnya.
Yen Nhi bercerita bahwa hingga kini, siswi tersebut masih belum percaya bahwa ia telah menjadi lulusan terbaik blok C00 dengan nilai yang hampir sempurna. "Pagi ini, ketika saya mengetahui hasil ujian, saya sangat khawatir, saya bahkan tidak berani memasukkan nomor registrasi untuk melihat nilai secara langsung. Melihat saya seperti itu, ibu saya yang membantu saya melihat hasil ujian," ungkap Yen Nhi.
Momen kemenangan itu terjadi ketika nilai 29,75 dibacakan dengan lantang oleh ibu Yen Nhi. Saat itu, siswi tersebut memberanikan diri melihat layar untuk memeriksa nilai, lalu mereka berdua berpelukan dan menangis sejadi-jadinya. "Ibu adalah orang yang menemaniku sejak aku sekolah, belajar untuk ujian, dan sekarang beliau juga yang menemaniku saat aku memeriksa nilaiku," ujar Yen Nhi penuh haru.
Yen Nhi menambahkan bahwa nilai yang diraihnya hari ini merupakan "buah manis" setelah berbulan-bulan belajar keras. "Saya ingin berbagi kebahagiaan ini dengan keluarga, guru, dan teman-teman yang selalu mendampingi dan membantu saya selama masa studi," ungkap Yen Nhi.
Akhirnya, siswi tersebut mengatakan bahwa inilah hasil yang ingin ia capai ketika ia berani mengatasi kecemasan dan ketakutan untuk mengejar mimpinya. "Saat mengikuti blok C, menjelang ujian, saya menerima banyak informasi yang mengatakan bahwa blok C sudah tidak sesuai lagi dengan zamannya atau banyak sekolah telah menghapus blok C dari daftar ujian masuk universitas, jadi saya sangat bingung. Namun, saya berhasil mengatasinya dan menyelesaikan ujian dengan baik," ungkap Yen Nhi.
Berbagi pengalamannya belajar di blok C, Yen Nhi mengatakan bahwa untuk mata pelajaran Sastra, mengikuti berbagai kompetisi siswa unggulan sejak SMP membantunya berlatih dan menganggapnya sebagai mata pelajaran utama. Mengenai Sejarah dan Geografi, sejak akhir kelas 11, Yen Nhi memiliki rencana peninjauan khusus: "Di musim panas, saya fokus mempelajari semua pengetahuan dasar, lalu sejak pertengahan kelas 12, saya mulai berlatih dan meninjau pengetahuan yang diselingi dengan latihan soal," ujar siswi tersebut.
Dengan hasil yang mengesankan ini, Yen Nhi berencana untuk kuliah di Fakultas Sastra Universitas Pendidikan Nasional Hanoi . Impian Yen Nhi untuk menjadi guru tidak hanya berasal dari hasrat pribadinya, tetapi juga dipupuk oleh tradisi keluarga, karena nenek, paman, dan yang terbaru, ibunya memiliki tradisi menjadi guru. "Karena itu, citra seorang guru sungguh indah di mata saya sejak kecil," tambah Yen Nhi.
Ibu Nguyen Thi Ut Suong, wali kelas 12D1, menilai Yen Nhi sebagai siswa yang berprestasi di semua mata pelajaran. Di antara semua mata pelajaran tersebut, prestasinya di mata pelajaran IPS adalah yang paling menonjol. Selain prestasi akademiknya yang mengesankan, Yen Nhi juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan serikat dan sosial di dalam dan di luar sekolah.
Pagi ini, ketika Nhi memberi tahu saya kabar tersebut, saya merasa sangat bahagia karena usahanya telah membuahkan hasil. Saya juga berharap Yen Nhi segera menjadi guru yang berbakat dan berdedikasi seperti cita-citanya," ungkap Ibu Suong.
Sumber: https://phunuvietnam.vn/nu-thu-khoa-khoi-c-va-hanh-trinh-chinh-phuc-uoc-mo-tro-thanh-co-giao-20250716133721944.htm
Komentar (0)