Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Bos LVMH sedang diselidiki

VnExpressVnExpress30/09/2023


Pihak berwenang Prancis sedang menyelidiki pemilik LVMH dan miliarder Bernard Arnault serta oligarki Rusia Nikolai Sarkisov atas kemungkinan keterlibatan dalam pencucian uang.

Miliarder Bernard Arnault dan oligarki Rusia Nikolai Sarkisov "sedang dalam penyelidikan awal" karena diduga terlibat dalam "transaksi yang dapat dianggap sebagai pencucian uang," demikian pernyataan Kantor Kejaksaan Paris kepada CNN . Sebelumnya, surat kabar Prancis Le Monde juga melaporkan hal ini.

Penyelidikan pendahuluan berarti Arnault belum dianggap sebagai tersangka dan belum didakwa melakukan kesalahan apa pun. Kantor kejaksaan mengatakan telah menerima memo dari Tracfin (badan pengawas keuangan Kementerian Ekonomi Prancis) terkait transaksi properti yang melibatkan Arnault dan Sarkisov. Memo ini ditambahkan ke penyelidikan pendahuluan yang dilakukan sejak tahun 2022 mengenai aktivitas oligarki Rusia tersebut di Prancis.

Miliarder Bernard Arnault (kiri) dan oligarki Rusia Nikolai Sarkisov. Foto: AP, Reuters

Miliarder Bernard Arnault (kiri) dan oligarki Rusia Nikolai Sarkisov. Foto: AP, Reuters

Le Monde melaporkan bahwa dokumen tersebut dikirim oleh Tracfin ke Kantor Kejaksaan di Lyon pada Desember 2022. Kasus tersebut kemudian "dengan cepat" dialihkan ke Kantor Kejaksaan Paris.

Menurut dokumen-dokumen ini, perusahaan-perusahaan milik Sarkisov membeli 14 properti resor di Courchevel (Prancis) pada tahun 2018 seharga €16 juta ($17 juta). Mereka melakukan transaksi ini melalui jaringan bisnis yang kompleks di Prancis, Luksemburg, dan Siprus.

Nama Sarkisov tidak muncul dalam buku-buku perusahaan yang melakukan transaksi ini, SNC La Fleche. Menurut Tracfin, Sarkisov adalah pemilik sebenarnya dari SNC La Fleche.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Le Monde melaporkan bahwa SNC La Fleche membeli tiga properti lain di area yang sama dari sebuah perusahaan bernama SNC Croix Realty seharga 2,2 juta euro. Sarkisov juga dikabarkan memiliki SNC Croix Realty.

Tracfin mengklaim bahwa, melalui perusahaan pribadinya, miliarder Prancis Bernard Arnault meminjamkan Sarkisov 18,3 juta euro (19,4 juta USD) untuk membiayai transaksi ini. Menurut Le Monde, pemilik LVMH tersebut kemudian membeli La Fleche pada Desember 2018.

Oleh karena itu, penyelidikan difokuskan pada penjelasan tindakan Arnault. "Perubahan kepemilikan aset-aset ini tampaknya dimaksudkan untuk menyembunyikan sumber uang, mempersulit transaksi, dan menyulitkan identifikasi pembeli sebenarnya," kata para penyelidik Trafin. Mereka menduga ini adalah kasus "pencucian uang."

Le Monde , mengutip sumber yang dekat dengan Arnault, mengkonfirmasi bahwa transaksi tersebut "benar-benar sesuai dengan hukum." Perwakilan Sarkisov juga menyatakan bahwa oligarki Rusia itu "tidak terlibat" dalam transaksi ini dan "tidak memiliki hubungan bisnis" dengan Arnault.

Saat ini Sarkisov tidak termasuk dalam daftar individu yang dikenai sanksi oleh Barat menyusul konflik Rusia-Ukraina. Ia memegang posisi kunci di perusahaan asuransi milik saudaranya, Sergey, yaitu RESO-Garantia (Rusia). Sarkisov pernah menjadi miliarder, dengan kekayaan bersih sebesar $1,1 miliar pada tahun 2014, menurut Forbes.

Arnault adalah CEO dan ketua LVMH, kerajaan barang mewah terbesar di dunia . Saat ini, ia adalah orang terkaya kedua di dunia dengan kekayaan bersih sebesar 187 miliar dolar AS, menurut Forbes.

Ha Thu (menurut CNN, Le Monde)



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
SENANG

SENANG

Kebahagiaan datang dari memberi.

Kebahagiaan datang dari memberi.

Tenang

Tenang