Panel Palet NetZero digunakan di gudang perusahaan besar - Foto: GT
Tn. Le Thanh - CEO AirX Carbon, produsen NetZero Pallets, baru saja mengumumkan bahwa versi terbaru NetZero Pallets, juga dikenal sebagai NetZero Pallets generasi baru, telah diujicobakan dalam sistem gudang otomatis Coca Cola dan pada awalnya mendapat perhatian dari banyak perusahaan besar termasuk NPC Korea, Hyosung, Olam International dan Pakko Australia.
Banyak organisasi pembangunan terkemuka seperti UNDP, Switch Asia, GIZ, Action on Poverty, dan Helvetas juga mendukung perluasan model ini.
Palet NetZero generasi baru adalah solusi palet karbon negatif yang sepenuhnya sirkular, terbuat dari sabut kelapa, kulit kopi, dan produk pertanian . Produk ini juga memenangkan hadiah pertama kompetisi Start-up Wheel 2024.
Ini merupakan langkah maju bagi produk berkelanjutan ini. Berawal dari sebuah produk yang diciptakan untuk mengatasi kesulitan pasar akibat konsumsi limbah pertanian, banyak orang skeptis apakah inisiatif NetZero Pallet memiliki kualitas yang cukup untuk menggantikan palet kayu atau plastik tradisional yang telah mendominasi pasar selama beberapa dekade?
Namun, dengan penerapan teknologi AI, produsen telah mampu mensimulasikan dan mengoptimalkan desain palet langsung dari tahap gambar, membantu produk akhir mencapai daya tahan tinggi, menghemat biaya, dan dapat disesuaikan menurut kebutuhan spesifik setiap pelanggan.
"Inilah keunggulan utama yang memungkinkan NetZero Pallet bersaing dengan semua jenis palet industri di pasaran saat ini," ujar Bapak Le Thanh.
AirX Carbon berencana untuk mengganti 10,3 juta palet tradisional dengan Palet NetZero pada tahun 2029, angka yang tidak hanya menunjukkan skalanya tetapi juga menunjukkan ambisinya untuk menjadi produsen palet bio terbesar di kawasan Asia -Pasifik .
Saat ini, NetZero Pallet diproduksi di pabrik berteknologi tinggi AirX Carbon di provinsi Binh Duong (sekarang Kota Ho Chi Minh) dengan kapasitas 1,5 juta produk per tahun, menarik perhatian perusahaan-perusahaan besar domestik dan asing.
Ibu Sarah Hopper - Konsul Jenderal Australia di Kota Ho Chi Minh - mengatakan bahwa Pemerintah Australia telah mendampingi inisiatif ini, yang bertujuan untuk menciptakan produk berkelanjutan dengan bahan karbon negatif yang bersumber dari Delta Mekong.
Prakarsa ini juga menunjukkan bahwa negara-negara berkembang benar-benar dapat menjadi pusat inovasi hijau, selama mereka memiliki pemikiran strategis, teknologi yang tepat, dan dukungan dari masyarakat internasional.
Tanpa kayu, tanpa plastik, dan sepenuhnya bebas dari bahan beracun, setiap Palet NetZero mampu menyimpan hingga 34 kg CO₂, menjadikannya solusi penyerapan karbon tersertifikasi. Proses manufaktur ini tidak hanya mengurangi emisi gas rumah kaca tetapi juga membantu mengatasi masalah pengelolaan limbah pertanian lokal.
Menurut perhitungan AirX Carbon, setiap 60 juta palet yang diproduksi dapat mencegah penebangan sekitar 10 juta pohon, mendaur ulang 2 juta ton produk sampingan pertanian, dan menyimpan hingga 7 juta ton CO₂. Lebih penting lagi, inisiatif ini menciptakan sumber pendapatan yang stabil bagi lebih dari 600.000 petani dan pekerja pedesaan.
Sumber: https://tuoitre.vn/pallet-tu-phe-pham-nong-nghiep-vao-chuoi-cung-ung-toan-cau-20250706160224721.htm
Komentar (0)