Dengan hadirnya PC AI, para produsen berencana untuk memulai siklus peningkatan baru. Namun, apa sebenarnya PC AI itu dan apa bedanya dengan PC biasa?
PC AI adalah tren masa depan
TANGKAPAN LAYAR WCCFTECH
Apa itu PC AI?
Bayangkan PC AI sebagai komputer pribadi pintar, yang dirancang dengan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat untuk menangani tugas-tugas AI dan pembelajaran mesin sebagai alat profesional. Semuanya bertujuan untuk menyediakan tugas-tugas AI dan pembelajaran mesin dengan pemrosesan angka atau penyaringan data.
Tugas-tugas ini mencakup berbagai macam beban kerja, dengan program AI umum seperti "difusi stabil", chatbot cerdas, analisis data komprehensif, pelatihan model AI dan menjalankan simulasi kompleks, serta aplikasi berbasis AI yang kompleks.
Hal ini membutuhkan kombinasi CPU dan GPU untuk menghadirkan kemampuan multitasking, beserta RAM yang memadai dan opsi penyimpanan yang cepat. Namun yang lebih penting, PC AI akan membutuhkan fitur baru bernama NPU yang dirancang untuk mempercepat tugas AI agar tugas AI lebih cepat, lebih hemat energi, dan menghilangkan kebutuhan data untuk diproses di server AI berbasis cloud. Hal ini memastikan sistem dapat beroperasi secara independen dari koneksi internet dan meningkatkan keamanan dengan menjaga data tetap lokal.
Apa itu NPU?
Singkatan dari Neural Processing Unit, NPU adalah prosesor khusus yang dirancang khusus untuk menangani beban kerja AI yang berat yang biasanya diserahkan kepada GPU. Meskipun GPU dapat menangani beban kerja AI yang besar, GPU bisa sangat boros daya, yang kurang ideal untuk laptop hemat baterai dan kurang efisien untuk desktop.
Intel dan AMD keduanya telah merilis chip dengan NPU terintegrasi.
Saat ini NPU belum siap mengambil alih sepenuhnya dari GPU, tetapi lebih merupakan sebuah kemitraan, dengan keduanya bekerja bersama-sama untuk memangkas waktu pemrosesan sekaligus membatasi penggunaan daya.
Namun ini baru permulaan, dan NPU generasi berikutnya dapat mempercepat tugas AI sendiri, sehingga GPU dapat fokus pada hal yang paling baik dilakukannya.
Perusahaan Pengembangan NPU
Raksasa Intel dan AMD sedang merambah pasar PC AI, dengan lini seperti Core Ultra atau Ryzen 8000G, masing-masing dengan NPU untuk menangani beberapa beban kerja AI. Hasilnya adalah produktivitas, efisiensi, dan kolaborasi yang jauh lebih baik.
Faktanya, Apple sudah lebih maju pada tahun 2020 dengan NPU-nya sendiri, dan bahkan melangkah lebih jauh ketika meluncurkan chip A11 Bionic pada September 2017, menjadi chip pertama yang dilengkapi NPU. Beberapa chip Snapdragon juga memiliki NPU pada tahun 2018. Meskipun Intel dan AMD bukan yang pertama, mereka benar-benar mengubah banyak hal.
PC AI dan Windows 12
Para produsen PC berharap Windows 12 akan memberikan dorongan besar bagi AI PC di masa mendatang. Jika benar, AI akan menjadi fondasi Windows 12, dan ini akan menjadi cara bagi Microsoft untuk memberikan lebih banyak fitur kepada Copilot dan menjembatani kesenjangan antara Windows dan macOS.
Windows 12 akan fokus pada AI
Produsen ternama seperti Dell, Lenovo, dan HP semuanya meluncurkan sistem PC AI yang ditenagai prosesor NPU terintegrasi Intel dan AMD. Namun, pertanyaannya, haruskah Anda membelinya?
Di satu sisi, potensi PC AI yang sesungguhnya mungkin belum sepenuhnya jelas hingga peluncuran Windows 12, yang hanya memberi kita gambaran tentang apa yang dapat dilakukan AI. Namun, jika Anda sedang mencari PC baru, memilih PC AI tampaknya merupakan langkah yang cerdas. PC AI tidak hanya akan menjamin investasi Anda di masa mendatang, tetapi juga menawarkan manfaat seperti mengaburkan latar belakang saat panggilan video dan meringkas dokumen panjang dengan cepat.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)