Situs arkeologi Thac Hai di desa 6, kecamatan Ia Jloi, distrik Ea Sup, provinsi Dak Lak , ditemukan pada awal tahun 2020. Museum Dak Lak berkoordinasi dengan Museum Sejarah Nasional untuk melakukan penggalian dua kali pada tahun 2021 dan 2022. Dengan demikian, banyak peninggalan dan artefak berharga dan unik yang dikumpulkan, ditemukan untuk pertama kalinya di Dataran Tinggi Tengah; termasuk "Koleksi Bor Batu Thac Hai" yang telah diakui sebagai Harta Karun Nasional sejak tahun 2023.
Analisis keseluruhan menunjukkan bahwa peninggalan Thac Hai berasal dari sekitar 4.000-2.000 tahun yang lalu, dan telah ada selama lebih dari 1.000 tahun, dari periode Neolitikum Akhir hingga Zaman Besi. Peninggalan ini kompleks, yang merupakan area pemukiman, situs pemakaman, sekaligus bengkel produksi mata bor skala besar.
Dalam penggalian ketiga yang dilaksanakan dari akhir Juni hingga akhir Juli tahun ini, hanya dalam satu lubang galian seluas sekitar 20 meter persegi, berhasil dikumpulkan hampir 1.400 artefak, termasuk meja gerinda, pot batu, batu gerinda, meja gerinda, kapak, beliung, pahat, banyak pecahan perkakas, pisau batu, mata bor, dan sebagainya. Khususnya, untuk pertama kalinya ditemukan batang pemintal, banyak perhiasan yang belum selesai maupun yang sudah jadi, serta pecahan-pecahan, yang menunjukkan kemungkinan adanya kegiatan produksi perhiasan batu di sini.
"Penggalian ketiga ini memiliki dua temuan baru, yaitu mata bor dan manik-manik. Temuan baru ini sekali lagi menegaskan bahwa koleksi mata bor Thac Hai dan peninggalan yang baru ditemukan menunjukkan kehidupan dan peradaban yang sangat kaya dan makmur yang telah lama ada di tanah ini," ujar Bapak Lai Duc Dai, Wakil Direktur Dinas Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Dak Lak.
[iklan_2]
Sumber: https://vov.vn/van-hoa/phat-hien-nhieu-dau-tich-trang-suc-da-o-di-chi-khao-co-hoc-thac-hai-dak-lak-post1121314.vov
Komentar (0)