Saat pasien masuk, ia mengalami kerusakan jaringan lunak, tulang kaki yang terekspos sepenuhnya, infeksi progresif, dan risiko amputasi anggota tubuh. Tim dokter dari Departemen Luka Bakar dan Ortopedi segera memberikan perawatan darurat, irigasi luka, pengangkatan jaringan nekrotik, dan pembersihan benda asing seperti tanah dan pasir.
Dokter melumpuhkan tulang sementara dengan fiksator eksternal - suatu metode yang memungkinkan pengendalian perkembangan luka secara efektif sambil menjaga stabilitas anggota tubuh.
Setelah dua kali operasi, pasien merespons pengobatan dengan baik dan infeksinya terkontrol secara efektif. Hasilnya, tim medis berhasil menyelamatkan kaki kiri pasien, sehingga terhindar dari amputasi.
Diharapkan pada operasi berikutnya, fiksator eksternal akan diangkat dan diganti dengan alat fiksasi tulang internal.
Ini merupakan langkah perawatan penting untuk mengembalikan fungsi motorik secara optimal dan memastikan faktor estetika jangka panjang bagi anak-anak.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/phau-thuat-thanh-cong-cho-benh-nhi-bi-tai-nan-giao-thong-post805500.html
Komentar (0)