Menurut para ahli, pubertas dini didefinisikan sebagai kondisi di mana anak perempuan menunjukkan tanda-tanda pubertas sebelum usia 8 tahun, dan anak laki-laki sebelum usia 9 tahun. Manifestasi umum meliputi perkembangan payudara dan menstruasi dini pada anak perempuan; pembesaran testis dan penis serta perubahan suara pada anak laki-laki; dan pertumbuhan tinggi badan yang luar biasa cepat dibandingkan dengan teman sebaya mereka.
Banyak faktor yang berkontribusi terhadap kondisi ini. Nutrisi memainkan peran penting: Anak-anak yang mengonsumsi terlalu banyak makanan olahan, makanan yang mengandung hormon pertumbuhan, dan makanan tinggi protein dan lemak lebih cenderung mengalami pubertas dini. Selain itu, kelebihan berat badan atau obesitas merupakan penyebab umum, karena kelebihan lemak memengaruhi sistem endokrin. Lebih lanjut, lingkungan tempat tinggal dengan banyak bahan kimia dan pengganggu endokrin dalam plastik, kosmetik, dan lain-lain, juga berdampak negatif pada pubertas dini pada anak-anak.
Sebagai contoh, NND yang berusia delapan tahun (bertempat tinggal di lingkungan Ha Long) sering merasakan nyeri di area dadanya saat disentuh. Khawatir dengan kesehatan putrinya, orang tuanya membawanya ke Rumah Sakit Umum Provinsi untuk diperiksa. Setelah pemeriksaan, diketahui bahwa D. telah mengalami perkembangan payudara, tetapi belum memiliki rambut kemaluan dan ketiak serta menstruasi. Oleh karena itu, untuk membuat diagnosis yang akurat, dokter memerintahkan tes endokrin, rontgen, dan MRI otak. Berdasarkan kriteria tersebut, D. didiagnosis menderita pubertas dini. Meskipun terkejut dengan diagnosis tersebut, keluarga merasa beruntung karena putri mereka mendapatkan pemeriksaan tepat waktu dan diagnosis yang akurat.
Departemen Pediatri Rumah Sakit Umum Provinsi saat ini memantau, mengelola, dan merawat lebih dari 20 anak dengan pubertas dini, sebagian besar perempuan. Gejala awal mereka seringkali meliputi nyeri dada dan perawakan yang jauh lebih tinggi dibandingkan teman sebaya mereka. Untuk diagnosis yang akurat, anak-anak biasanya diresepkan rontgen pergelangan tangan kiri untuk menentukan usia tulang, tes darah untuk memeriksa kadar hormon, USG rahim dan adneksa, serta USG testis dan kelenjar adrenal. Tergantung pada hasilnya, MRI kranial dapat dilakukan untuk menentukan penyebabnya.
Di Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Provinsi, saat ini terdapat lebih dari 30 anak yang dirawat karena pubertas dini. Setiap bulan, melalui pemeriksaan dan perawatan, dokter mencatat kasus-kasus baru, sebagian besar adalah anak perempuan.
Dr. Nguyen Thi Lan Linh, dari Departemen Penyakit Pernapasan - Kardiovaskular - Pencernaan - Neurologis (Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Provinsi), menyatakan: Pubertas dini pada anak dapat disebabkan oleh banyak hal. Penyebabnya meliputi kondisi patologis seperti tumor pada ovarium, kelenjar adrenal, kelenjar pituitari, otak, penyakit sistem saraf pusat, dan sindrom genetik langka; serta faktor gaya hidup dan lingkungan seperti pola makan yang tidak seimbang, kelebihan berat badan atau obesitas, paparan bahan kimia, dan stres psikologis. Untuk mencegahnya, orang tua harus memastikan anak-anak mereka memiliki pola makan yang seimbang dan membatasi berat badan mereka, membatasi makanan dengan kandungan nutrisi tertentu yang berlebihan; dan juga menghindari paparan konten budaya yang tidak sesuai dengan usia anak.
Saat ini, pengobatan utama untuk pubertas dini pada anak-anak adalah suntikan hormon untuk memperlambat laju pertumbuhan, pubertas, dan perkembangan seksual sekunder. Suntikan hormon yang tepat dapat memperlambat pubertas dini dan memungkinkan anak-anak untuk tetap mencapai tinggi badan akhir sesuai dengan genetika orang tua mereka. Stres psikologis dan fisiologis juga berkurang, membantu anak-anak berkembang dengan tepat sesuai usia mereka. Pengobatan harus dilakukan di fasilitas medis khusus untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.
Selain itu, meningkatkan kesadaran orang tua serta mencegah dan mendeteksi pubertas dini pada anak-anak tidak hanya membantu melindungi kesehatan dan psikologi mereka, tetapi juga berkontribusi dalam membangun generasi muda yang sehat dan berwawasan luas serta secara berkelanjutan meningkatkan kualitas hidup penduduk.
Sumber: https://baoquangninh.vn/phong-tranh-day-thi-som-o-tre-em-3378201.html







Komentar (0)