Di Vun Art, istri Perdana Menteri Vietnam, Ibu Le Thi Bich Tran dan istri Perdana Menteri Singapura, Ibu Ha Tinh, mencoba membuat mosaik singa ikonik Singapura, sementara istri Perdana Menteri Singapura membuat mosaik Teluk Ha Long Vietnam.
Pada sore hari tanggal 28 Agustus, Ibu Le Thi Bich Tran, istri Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Ibu Ha Tinh, istri Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengunjungi Koperasi Seni Vun (Van Phuc, Ha Dong, Hanoi ) dan mencoba membuat kolase kain. |
Vun Art adalah model ekonomi kolektif yang menciptakan dampak, didirikan pada tahun 2017 oleh Bapak Le Viet Cuong, seorang penyandang disabilitas fisik. Koperasi Vun Art didirikan dengan tujuan melestarikan dan memperkenalkan budaya tradisional, menciptakan lapangan kerja bagi penyandang disabilitas, dan memanfaatkan bahan-bahan berlebih dalam proses produksi untuk melindungi lingkungan. |
Di Vun Art, perajin menggunakan kembali potongan sutra Van Phuc yang istimewa, disertai tangan terampil dan ketekunan, serta kreativitas untuk menciptakan produk yang unik, penuh warna, dan artistik. |
Saat mengunjungi Vun Art, kedua wanita itu mengunjungi fasilitas produksi, tempat para pengrajin menciptakan produk unik untuk diperkenalkan kepada publik. |
Para perajin memperkenalkan lukisan Paman Ho dalam proses penyelesaiannya. Kedua wanita itu sangat terkesan dengan ketelitian dan ketekunan para perajin dalam proses pembuatan karya tersebut. |
Setelah mengunjungi fasilitas produksi dan mendengar tentang proses pembuatan produk, kedua wanita itu mencoba membuat mosaik kain di bawah bimbingan anggota Vun Art. |
Nyonya Le Thi Bich Tran membuat kolase gambar singa, simbol Singapura. |
Dan Ibu Ha Tinh membuat kolase gambar Teluk Ha Long di Vietnam. |
Para perajin Vun Art bersama-sama merangkai sebuah lukisan yang diadaptasi dari ide anggrek Pham Le Tran Chinh (spesies anggrek baru di Singapura yang dinamai berdasarkan gabungan nama Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan istrinya Le Thi Bich Tran). |
Ibu Ha Tinh dengan gembira berbagi produk yang baru diproduksi dengan Ibu Le Thi Bich Tran. |
Kedua wanita itu saling memberikan hasil akhir. |
Perwakilan Vun Art menyerahkan lukisan anggrek kepada istri Perdana Menteri Singapura, Ibu Ha Tinh. |
Setelah mengunjungi dan merasakan proses melukis, kedua wanita tersebut berbagi apresiasi mereka terhadap karya-karya para perajin disabilitas Vun Art. Ibu Le Thi Bich Tran dan Ibu Ha Tinh mengatakan bahwa ketekunan dan upaya dalam menciptakan setiap karya Vun Art mencerminkan tekad, tekad, dan semangat para perajin di sini untuk mengatasi kesulitan, berintegrasi dengan masyarakat, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. |
Khususnya, pemanfaatan barang bekas untuk berkarya, menuju model pengembangan bisnis berkelanjutan Vun Art, telah berkontribusi pada pelestarian lingkungan. "Anda telah berkontribusi menyelamatkan Bumi ini," ujar istri Perdana Menteri Singapura. Kedua wanita ini sependapat bahwa "perjalanan besar dimulai dengan langkah-langkah kecil", dan para perajin di Vun Art adalah mereka yang telah menciptakan inspirasi dan motivasi besar bagi banyak orang di masyarakat kita. |
Kedua wanita itu berharap Vun Art akan terus berkembang, menginspirasi dan membantu lebih banyak orang yang masih berada dalam keadaan sulit saat ini. |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)