Pembinaan kader partai di kalangan mahasiswa merupakan hal yang penting, dengan tujuan untuk memperkokoh “pemuda” Partai, menciptakan sumber kader penerus, dan menjamin terjadinya peralihan yang berkesinambungan dan stabil antargenerasi kader dan kader partai.
Memastikan suksesi dan perkembangan Partai
Sepanjang proses memimpin revolusi, Partai kita senantiasa menaruh perhatian mendalam pada pembinaan anggota Partai dan tugas pengembangan anggota Partai, menganggapnya sebagai tugas pokok, rutin, dan hukum dalam pembangunan Partai. Melaksanakan tugas-tugas ini dengan baik berarti memastikan Partai senantiasa meningkatkan daya juang, kapasitas kepemimpinan, dan mampu memenuhi misi sejarah gemilang kelas buruh dan bangsa. Mahasiswa adalah kaum intelektual dan elit pemuda, kristalisasi berbagai bakat dan kreativitas, sumber daya tenaga kerja berpendidikan tinggi dan terampil, serta kelak menjadi cendekiawan bangsa. Partai dan Negara senantiasa menaruh kepercayaan pada kekuatan mahasiswa, yang akan menjadi kekuatan untuk mensukseskan dan memajukan sumber daya, serta kekuatan yang berkualitas dan memenuhi tuntutan industrialisasi dan modernisasi bangsa. Oleh karena itu, pembinaan anggota Partai mahasiswa untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas anggota Partai merupakan tuntutan objektif. Direktif 34 Politbiro menegaskan: "Tugas pembinaan kader partai di perguruan tinggi, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah pelatihan vokasi sangat penting. Oleh karena itu, komite sel partai di sekolah perlu berupaya sebaik-baiknya dalam menciptakan sumber daya pembinaan kader partai, serta meningkatkan proporsi kader partai di kalangan guru dan siswa muda."
Dari makna itu, pelatihan dan perekrutan anggota partai di kalangan mahasiswa merupakan tugas yang sangat penting, rutin dan teratur dalam pekerjaan pembangunan Partai, berkontribusi pada pengembangan dan penguatan Partai, meningkatkan kualitas, kapasitas kepemimpinan dan daya juang organisasi Partai dan anggota Partai, memastikan warisan dan pengembangan Partai. Saat ini, provinsi Binh Thuan memiliki 1 universitas dengan sekitar 1.800 mahasiswa, 1 sekolah tinggi dengan lebih dari 2.700 mahasiswa dan 28 sekolah menengah dengan lebih dari 38.000 siswa. Kesadaran mengembangkan anggota partai di kalangan mahasiswa di universitas, sekolah tinggi dan sekolah menengah adalah penting dan sangat diperlukan, sehingga setiap tahun setiap komite dan organisasi Partai dari tingkat provinsi hingga akar rumput secara serius mengembangkan rencana dan menentukan target khusus untuk merekrut anggota partai baru sesuai dengan karakteristik dan situasi lokalitas, lembaga dan unit. Setiap sel partai sekolah memiliki rencana untuk mencari, melatih, membimbing, dan menugaskan tugas untuk membantu orang-orang yang berprestasi. Para pemimpin Persatuan Pemuda, Persatuan Pemuda Vietnam, dan Ikatan Mahasiswa, melalui gerakan dan kampanye emulasi, menemukan faktor-faktor positif dengan prestasi, model teladan, dan prestise untuk melatih dan menciptakan kondisi bagi mereka untuk menjadi anggota partai.
Memastikan kepatuhan terhadap standar, prinsip, dan peraturan Piagam Partai
Tujuan pembinaan kader partai di kalangan mahasiswa adalah untuk menemukan dan membina kader-kader unggul dan berprestasi untuk diterima menjadi kader partai, kemudian melanjutkan pembinaan dan pelatihan mereka menjadi kader muda yang "berkualitas dan profesional". Oleh karena itu, syarat kebijakan ini adalah penerimaan kader partai harus memenuhi standar, prinsip, dan ketentuan Piagam Partai yang benar, sesuai dengan kondisi sekolah, bukan mengejar kuantitas tetapi mengabaikan kualitas. Pembinaan kader partai yang berkualitas tinggi di kalangan mahasiswa menuntut peningkatan kesadaran, tanggung jawab, dan perhatian komite Partai di semua tingkatan, sekolah, guru, lembaga, dan organisasi terhadap pembinaan kader partai di kalangan mahasiswa. Pahami dan laksanakan resolusi, arahan, peraturan, dan pedoman Komite Sentral secara serius, terbitkan dokumen-dokumen khusus secara proaktif, dan fokuslah pada kepemimpinan dan pengarahan kerja pembinaan kader partai.
Komite Partai di bawahnya, Komite Partai di universitas, perguruan tinggi, sekolah menengah kejuruan, dan sekolah menengah atas perlu lebih memperhatikan pembuatan resolusi khusus, mengusulkan rencana, tugas, dan solusi praktis dan spesifik untuk berhasil mengimplementasikan target pengembangan anggota Partai di kalangan siswa. Fokus pada konsolidasi, penyempurnaan, dan peningkatan kualitas kegiatan sel Partai, dengan memperhatikan penciptaan kondisi yang menguntungkan bagi organisasi Serikat dan Asosiasi Pemuda untuk beroperasi secara efektif dalam rangka menarik, mengumpulkan, mendidik , dan memobilisasi anggota, siswa, dan siswa untuk belajar tentang Partai dan secara aktif berusaha untuk menjadi anggota Partai. Organisasi politik dan sosial di sekolah harus meningkatkan propaganda, pendidikan, dan pelatihan anggota untuk berusaha bergabung dengan Partai. Melalui kegiatan dan gerakan emulasi, pilih anggota yang berprestasi di antara siswa untuk diperkenalkan ke organisasi Partai untuk dipertimbangkan dan diterima.
Terbentuknya kader-kader partai yang unggul di kalangan pelajar, akan melahirkan kader-kader muda partai yang berpendidikan tinggi, berilmu tinggi, dan berambisi besar, serta sekaligus menjadi sumber kader-kader muda bagi lembaga-lembaga, instansi-instansi, dan unit-unit Partai di daerah, sehingga dapat meningkatkan daya kepemimpinan dan daya juang organisasi Partai, serta meningkatkan daya guna dan hasil guna sistem politik.
Sumber
Komentar (0)