Gambar jenis baterai baru - Foto: australianmanufacturing.com.au
Menurut pengumuman oleh Royal Melbourne Institute of Technology yang diposting pada platform Science Media Exchange, tim peneliti telah mengembangkan metode yang benar-benar baru untuk membantu baterai kuantum - baterai yang menyimpan energi melalui superposisi kuantum dan interaksi antara elektron dan cahaya - mempertahankan energi selama mikrodetik, bukan hanya nanodetik seperti sebelumnya.
Yang istimewa adalah, tidak seperti baterai konvensional, baterai kuantum tidak bergantung pada reaksi kimia untuk menyimpan energi.
Studi menunjukkan bahwa kinerja penyimpanan tertinggi dicapai ketika dua tingkat energi spesifik dalam sistem benar-benar cocok, yang secara signifikan meningkatkan kinerja di kelima prototipe pengujian.
Fisikawan kimia Daniel Gomez, salah satu penulis studi tersebut, mengatakan bahwa membangun baterai kuantum yang lengkap akan membutuhkan waktu. Namun, penelitian eksperimental kali ini merupakan fondasi inti untuk merancang perangkat generasi berikutnya.
Penelitian ini merupakan hasil kerja sama antara para ahli dari Royal Melbourne Institute of Technology dan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation (CSIRO) - badan sains nasional Australia.
Mereka berharap baterai kuantum masa depan dapat meningkatkan efisiensi panel surya dan memberi daya pada perangkat elektronik kecil.
Sumber: https://tuoitre.vn/tao-ra-pin-luong-tu-tru-nang-luong-lau-gap-1-000-lan-20250709162827748.htm
Komentar (0)