Dengan tema "Dari Kenangan ke Masa Depan – Quang Tri untuk Perdamaian," festival ini bukan hanya acara budaya, olahraga , dan pariwisata yang unik, tetapi juga membawa misi menyebarkan pesan perdamaian, memberi penghormatan kepada para martir yang heroik, dan mempromosikan citra tanah air yang kaya akan tradisi revolusioner.

Puncak acara tersebut adalah branding resmi, yang dirancang dengan simbolisme yang kaya, perpaduan antara elemen internasional dan identitas Vietnam. Gambar utamanya menampilkan seekor merpati putih – simbol perdamaian global – yang memegang sebatang padi di paruhnya dan membawa tiga pita sutra berwarna-warni.
Ini bukan sekadar struktur visual, tetapi juga pesan berlapis-lapis yang mengungkapkan konsep perdamaian yang mendalam: perdamaian bukan hanya tentang mengakhiri konflik, tetapi juga tentang fondasi kemakmuran, pembangunan berkelanjutan, dan pelestarian nilai-nilai peradaban berbasis padi.
Tiga pita berwarna merah, kuning, dan biru tersusun harmonis, menciptakan pergerakan dalam desain keseluruhan sekaligus membawa makna simbolis yang jelas. Warna merah dan kuning membangkitkan citra bendera nasional, melambangkan semangat suci tanah air dan kebanggaan nasional; warna biru melambangkan kelahiran kembali, perdamaian, dan harapan.
Hubungan ketiga pita sutra tersebut juga merupakan metafora untuk semangat persatuan antara Vietnam Utara, Tengah, dan Selatan, yang bersama-sama mengangkat burung merpati perdamaian Vietnam untuk menjangkau dunia .
Di luar nilai simbolisnya, identitas merek ini juga menciptakan kedalaman historis dengan menggabungkan elemen-elemen yang membangkitkan kekayaan sistem situs bersejarah provinsi tersebut – tempat-tempat yang melestarikan kenangan perang dan perjuangan gigih bangsa.

Dengan 647 situs bersejarah, Quang Tri dianggap sebagai "museum hidup" perang revolusi, di mana setiap tempat merupakan bukti, sebuah kisah tentang tekad, pengorbanan, dan aspirasi untuk penyatuan kembali negara. Menggabungkan lapisan warisan sejarah ini ke dalam identitas merek menunjukkan pendekatan yang mendalam: menghormati masa lalu untuk membangun masa depan.
Yang menarik, identitas merek ini juga secara bersamaan menggambarkan Quang Tri yang sedang mengalami transformasi besar. Gambar-gambar yang membangkitkan suasana sungai yang tenang, ladang angin modern, dan warisan alam yang unik mengungkapkan citra baru – dinamis, terintegrasi, namun tetap mempertahankan karakter uniknya.
Inilah pesan utama dari pembangunan: dari tanah yang pernah sangat menderita akibat perang, Quang Tri saat ini bangkit melalui kekuatan internalnya sendiri dan kerinduan akan perdamaian.
Peluncuran identitas merek ini tidak hanya memiliki signifikansi komunikasi teknis, tetapi juga merupakan langkah dalam memposisikan merek untuk keseluruhan Festival Perdamaian 2026. Quang Tri menegaskan perannya sebagai destinasi untuk mengenang, berdamai, dan membangun, sekaligus berkontribusi dalam menyebarkan nilai kemanusiaan yang mendalam tentang perdamaian – sebuah pesan yang memiliki signifikansi global dalam konteks saat ini.
Sumber: https://baovanhoa.vn/van-hoa/thong-diep-ket-noi-ky-uc-va-khat-vong-tuong-lai-217417.html







Komentar (0)