
Setiap pagi, Bui Thi Minh Anh, siswa kelas 9 di Sekolah Menengah Ly Tu Trong, pergi ke perpustakaan umum di kelompok tempat tinggalnya untuk membaca buku. Dengan sumber buku yang melimpah, lokasi yang strategis dekat dengan rumah, dan kehadiran banyak pembaca seusianya, perpustakaan tersebut telah memberikan banyak pengalaman, kegembiraan, dan pengetahuan yang bermanfaat bagi Minh Anh.

Saya sangat senang perpustakaan di sini buka. Biasanya, kalau mau baca buku, saya harus ke Perpustakaan Provinsi yang lumayan jauh. Berkat perpustakaan ini, saya jadi lebih sering ke sini, membaca banyak buku bagus, ngobrol dengan teman, dan merasa lebih percaya diri dalam berkomunikasi.
Perpustakaan komunitas ini dibangun dengan sumbangan dari warga dan organisasi sosial di kelompok hunian 7, dengan total biaya sebesar 50 juta VND. Dengan luas hampir 80 m², perpustakaan ini dirancang dengan model ruang terbuka, melayani segala usia secara gratis kapan saja sepanjang hari.
Saat ini perpustakaan memiliki lebih dari 300 buku dalam berbagai bidang seperti: sains, kehidupan sosial, sejarah, politik , komik, surat kabar, majalah... Sudut buku dan cerita ditata secara ilmiah, hidup dan cermat, mudah diakses oleh semua pembaca.
Baru sekitar dua bulan beroperasi, tempat ini dengan cepat menjadi destinasi favorit masyarakat mulai dari anak-anak hingga lansia, yang turut meningkatkan pengetahuan masyarakat, membangun pola hidup sehat, sekaligus menjadi ruang hunian bersama yang menghubungkan antar desa dan lingkungan sekitar.
Bagi kami yang sudah lanjut usia, datang ke sini untuk saling membacakan buku, bertukar pikiran, dan belajar lebih banyak, sangatlah berarti. Tindakan-tindakan kecil telah membawa kebahagiaan besar bagi para lansia, tiada hari tanpa kehadiran saya di sini.
Senada dengan itu, Ibu Pham Thi Hang berkata: "Konsensus masyarakat telah berkontribusi dalam menciptakan keajaiban ini. Semoga perpustakaan ini akan selalu diperbarui, dengan buku-buku yang lebih menarik untuk anak-anak, dan orang dewasa juga dapat memperbarui berita dan meningkatkan pengetahuan mereka."

Dalam konteks perkembangan teknologi digital yang kuat, model perpustakaan masyarakat yang kecil namun bermakna ini menunjukkan pengaruh positif dan efektivitasnya dalam mendorong kebiasaan membaca, menjadi sorotan budaya, dan membantu meningkatkan kehidupan spiritual masyarakat setempat.
Harapannya, model perpustakaan masyarakat seperti ini akan semakin banyak direplikasi, sehingga budaya membaca menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan modern, landasan yang kokoh bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan persatuan masyarakat.
Sumber: https://baolaocai.vn/thu-vien-cong-dong-gop-phan-lan-toa-van-hoa-doc-post648872.html
Komentar (0)