Buku "Simbol, lambang, dan benda-benda pemujaan masyarakat Annamese" karya Gustave Dumoutier. (Foto: NHA NAM) |
Gustave Dumoutier mengabdikan hidupnya untuk meneliti dan tanpa lelah memperkenalkan keunikan dan ciri khas budaya serta adat istiadat Vietnam. Karier akademis Gustave Dumoutier yang gemilang mencakup dua karya penting, "Pemakaman Annamite" dan "Simbol, Lambang, dan Benda-Benda Ibadah Annamese", yang keduanya diterbitkan oleh Nha Nam.
Buku “Simbol, lambang dan benda-benda pemujaan masyarakat Annamese” baru saja diperkenalkan kepada para pembaca oleh Nha Nam, dengan percakapan seputar buku tersebut oleh dua pembicara, peneliti Mai Anh Tuan dan peneliti Tran Trong Duong.
Di altar, setiap benda ibadah, mulai dari mangkuk dupa, lilin, hingga persembahan, semuanya memiliki makna spiritual yang mendalam. Oleh karena itu, simbol-simbol umum pada benda ibadah seperti huruf untuk kebahagiaan, umur panjang, citra yin dan yang, peta sungai, lac thu, dan banyak gambar lainnya telah dicatat dengan cermat oleh cendekiawan Gustave Dumoutier dalam bukunya. Keistimewaannya adalah penulis tidak hanya menggambarkan penampakannya, tetapi juga menggali nilai-nilai budaya dan spiritual yang tersembunyi di balik setiap benda.
Pekerjaan penelitian tersebut mencatat dan menafsirkan banyak simbol dari yang akrab hingga kuno seperti: Kebahagiaan dan umur panjang, yin dan yang, naga, peta sungai, lac thu, kuda naga, burung bangau di punggung kura-kura, burung phoenix, lima berkah, delapan trigram, pertarungan naga dan harimau... dan masih banyak gambar lainnya.
Bersamaan dengan penjelasan maknanya, cendekiawan Prancis Gustave Dumoutier juga mencatat penerapan simbol-simbol ini dalam kehidupan keagamaan dan peribadatan masyarakat Vietnam, serta kepercayaan dan tabu mereka. Asal usul simbol-simbol ini juga diteliti dengan cermat, dibandingkan dengan buku-buku sejarah, dan diberi anotasi detail agar mudah dipahami oleh pembaca selama proses membaca.
Dua pembicara Mai Anh Tuan dan Tran Trong Duong. |
Nilai buku ini juga terletak pada sistem dokumen bergambar yang kaya dan detail tentang benda-benda peribadatan masyarakat Vietnam pada akhir abad ke-19, yang membantu generasi mendatang memvisualisasikan kehidupan spiritual masyarakat Vietnam lebih dari seabad yang lalu secara spesifik. Ilustrasi-ilustrasi ini merupakan dokumen sejarah penting dalam studi budaya keagamaan Vietnam.
Untuk setiap simbol, cendekiawan Gustave Dumoutier dengan cermat menyertakan satu atau dua gambar pendamping untuk melestarikan citra simbol tersebut dari ratusan tahun yang lalu, membantu pembaca dari berbagai generasi, dalam berbagai periode, untuk membandingkan dan membedakannya dengan periode mereka sendiri. Ilustrasi dalam buku ini dicetak dengan tajam, mereproduksi citra terbaik objek dan simbol dari ratusan tahun yang lalu, yang sebagian membantu pembaca masa kini untuk membandingkan dan membedakannya dengan citra simbol tersebut dalam konteks modern. Bersamaan dengan ilustrasi tersebut, terdapat keterangan aksara Nom pada gambar, yang membantu pembaca memahami lebih lanjut tentang simbol yang sedang dipelajari.
Ada banyak simbol yang telah dilestarikan secara utuh selama beberapa generasi, dan masih memiliki makna mendalam seperti yang tercatat dalam buku Dumoutier.
Buku ini dibuat dengan sangat teliti dan proses penyuntingan serta pemeriksaannya pun memakan waktu yang lama. Untuk mendapatkan terjemahan yang paling akurat dan realistis, para editor harus membandingkan versi asli Prancis, mencari konten yang berkaitan dengan aksara Tionghoa, Han-Nom, serta meneliti dan membandingkan dengan realitas terkini dari simbol dan lambang yang disebutkan dalam buku.
Banyak pembaca muda yang sangat tertarik dengan konten penelitian buku tersebut. |
Peneliti Mai Anh Tuan mengatakan bahwa buku dan sistem ilustrasinya yang menggambarkan ulang sistem benda-benda pemujaan... memberi kita gambaran tentang simbol dan lambang benda-benda pemujaan tersebut. Hal ini menjadi dasar bagi kami untuk membuat publikasi dan produk tentang benda-benda pemujaan, lambang, atau simbol pemujaan, atau menjadi referensi untuk menelaah lebih dekat proses produksi produk-produk tersebut. Selain itu, peneliti Mai Anh Tuan juga mengatakan bahwa buku ini telah membuka jalan untuk memahami dan menafsirkan dunia kepercayaan dan roh masyarakat Vietnam.
Peneliti Tran Duc Duong mengatakan bahwa buku ini sangat penting dalam upaya membangun sistem basis data desain simbolik yang berkaitan dengan kepercayaan ibadah masyarakat Vietnam dari zaman kuno hingga saat ini. Selain mempelajari makna dasar simbol-simbol dalam agama seperti naga, ular, burung, dll., buku ini juga penting dalam menerapkan pengetahuan dari budaya tradisional ke dalam kehidupan saat ini.
Harta karun cerita rakyat Vietnam, terutama dalam budaya spiritual, selalu menyimpan hal-hal menarik yang perlu digali . Buku-buku seperti "Simbol, Lambang, dan Benda-benda Ibadah Orang Annamese" karya Gustave Dumoutier tidak hanya merekam sebagian adat istiadat dan gaya hidup masyarakat Vietnam di awal abad ke-20, tetapi juga memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar (0)