Sebelum pertandingan ini berlangsung, tim juara dunia 3 kali Turki berada dalam posisi sulit karena harus menang dengan skor tinggi melawan Vietnam agar dapat lolos. Hal ini membuat pertandingan berlangsung seru sejak awal kedua pertandingan tunggal. Tran Quyet Chien (peringkat 2 dunia) akan berhadapan dengan Tayfun Tasdemir (peringkat 7 dunia). Sementara itu, Bao Phuong Vinh (peringkat 8 dunia) akan bertemu Tolgahan Kiraz (peringkat 15 dunia) di meja berikutnya.
Tran Quyet Chien kalah dari pemain yang sangat bagus Tasdemir
Tepat setelah pukulan pertama, Tasdemir langsung melesatkan 10 poin beruntun, membuat para penggemar biliar Vietnam sangat khawatir. Meskipun Tran Quyet Chien bermain sangat keras, pemain Turki itu bermain terlalu baik dan menang dengan skor 40-28 setelah hanya 11 putaran. Dengan kekalahan Tran Quyet Chien, para penggemar hanya bisa berharap sang juara dunia akan menang dalam pertandingan di negara tetangga.
Meskipun menghadapi tekanan berat, pemain Vietnam kelahiran 1995 ini tetap bermain dengan penuh percaya diri melawan Kiraz yang penuh tekad. Setelah 23 ronde, para penggemar biliar Vietnam bernapas lega ketika Bao Phuong Vinh menang dengan skor 40-24 dan membantu tim biliar karambol 3-cushion Vietnam melaju ke babak selanjutnya.
Bao Phuong Vinh menjadi pahlawan dengan kemenangan atas Kiraz
Setelah 3 putaran, ketiga tim, Vietnam, Spanyol, dan Turki, masing-masing meraih 1 kemenangan dan 2 hasil imbang. Namun, dengan selisih gol 1,726, Vietnam berada di peringkat pertama Grup A. Spanyol berada di peringkat kedua dengan selisih gol 1,537, dan juara bertahan Turki resmi tereliminasi dengan selisih gol hanya 1,455.
Di babak perempat final, duo Tran Quyet Chien dan Bao Phuong Vinh akan berhadapan dengan tim Belgia yang juga dianggap tangguh, yang diperkuat Eddy Merckx (peringkat 6 dunia) dan Jozef Philipoom. Pertandingan perempat final antara Vietnam dan Belgia akan berlangsung pukul 23.00 pada tanggal 23 Maret.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)