Romina Castan (kanan) gagal menjalani debut tinju profesionalnya di usia 12 tahun - Foto: INSTAGRAM
Akhir pekan ini, petinju wanita Meksiko Romina Castan (julukannya La Bambita) seharusnya melakoni debut tinju profesionalnya. Namun, yang paling menarik adalah gadis ini baru berusia... 12 tahun. Ia berada di divisi atomweight untuk petinju dengan berat sekitar 46 kg.
Romina Castan bertekad memecahkan Rekor Dunia Guinness sebagai petinju termuda yang pernah berkompetisi secara profesional. Namun, rencananya tidak berjalan sesuai rencana.
Mengetahui hal ini, Dewan Tinju Dunia (WBC) terpaksa turun tangan. Mereka akhirnya berhasil mencegah Romina Castan bertanding.
Melalui media sosial X, presiden WBC Mauricio Sulaiman menegaskan: "Dengan bangga saya umumkan bahwa petinju berusia 12 tahun Romina Castan tidak akan bertanding. WBC akan terus membimbing ayahnya dan mendukung penuh karier amatirnya. Pada waktu yang lebih tepat, Castan akan dipromosikan menjadi petinju profesional."
Ayah Romina Castan adalah Isaac "Bamba" Castan, seorang mantan petinju yang telah menjalani sekitar 50 pertandingan amatir. Romina mengikuti jejaknya dan mulai berlatih pada usia 8 tahun. Ia telah meraih sekitar 50 kemenangan amatir hingga saat ini dan yakin akan segera menjadi petinju profesional.
Bapak Sulaiman pernah menceritakan kesulitannya meyakinkan Isaac Castan untuk berubah pikiran dan tidak membiarkan putrinya berkompetisi secara profesional terlalu dini. Di Instagram, presiden WBC tersebut mengatakan bahwa sang ayah bahkan melontarkan banyak ancaman dan tantangan jika ada yang membatalkan pertandingan.
Diketahui bahwa sebuah perusahaan bernama Tigre's Boxing Promotions adalah organisasi yang menyelenggarakan pertandingan debut Romina Castan. Perusahaan ini juga merupakan perwakilan resmi keluarga Castan. Mereka menyampaikan ucapan terima kasih kepada WBC atas dukungannya terhadap petinju muda tersebut.
Debut profesional Romina Castan telah memicu kontroversi. Banyak penggemar tinju mengkritik penyelenggara karena terlalu rakus akan uang dan ketenaran saat menyelenggarakan pertandingan ini. Sebagian besar berkomentar bahwa pada usia 12 tahun, berkompetisi secara profesional tanpa alat pelindung diri dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Di negara-negara seperti Inggris atau AS, terdapat peraturan yang mewajibkan petinju berusia minimal 18 tahun untuk berkompetisi secara profesional. Namun, di Meksiko atau Thailand, peraturan ini seringkali kurang jelas. Itulah sebabnya Canelo Alvaraz memulai debut profesionalnya di usia 15 tahun. Kemudian, ia memiliki karier yang gemilang ketika ia berhasil menyatukan keempat sabuk juara utama: WBC, WBO, IBF, dan WBA.
Sumber: https://tuoitre.vn/tranh-cai-nay-lua-chuyen-nu-vo-si-12-tuoi-danh-boxing-chuyen-nghiep-2025072708510251.htm
Komentar (0)