Pada tanggal 4 Juli, di ibu kota Havana, Institut Kuba untuk Persahabatan dengan Rakyat (ICAP) mengadakan upacara penghargaan untuk lomba menulis dan menggambar siswa Kuba tentang solidaritas khusus dan persahabatan antara Kuba dan Vietnam, pada kesempatan peringatan 65 tahun pembentukan hubungan diplomatik bilateral (2 Desember 1960 - 2 Desember 2025) dan Tahun Persahabatan Kuba-Vietnam 2025.
Panitia Penyelenggara mengumumkan bahwa kompetisi nasional “Kuba-Vietnam: amistad sin fronteras” (Kuba-Vietnam: Persahabatan tanpa batas) menerima 454 karya dari siswa berusia 6-14 tahun dari 59 sekolah dasar dan menengah di banyak provinsi dan kota di Kuba.
Artikel “El Tío Ho” (Paman Ho) oleh siswa Mishadai Ramirez Sosa (kelas 6, Sekolah Dasar Mártires de Tarará, distrik Bauta, provinsi Artemisa) dan karya “Vietnam y Cuba, amigos entrañables” (Vietnam dan Kuba, teman dekat) oleh siswa Zucelys Herrera Gutiérrez (kelas 2, Sekolah Dasar Nguyen Van Troi, distrik Rodas, Provinsi Cienfuegos) meraih juara pertama pada kategori menulis dan menggambar.
Berbicara di acara tersebut, Duta Besar Vietnam untuk Kuba Le Quang Long sangat menghargai pentingnya kontes tersebut, yang berkontribusi dalam mendidik generasi muda negara itu untuk memahami persaudaraan antara kedua bangsa, Vietnam dan Kuba.
Duta Besar Le Quang Long juga menyerahkan bingkisan simbolis kepada 17 siswa berprestasi dan 5 tiket pesawat untuk mengunjungi Vietnam pada 4-8 Agustus kepada 2 siswa peraih juara pertama dalam bidang menulis dan menggambar, serta 3 siswa berprestasi dari Sekolah Dasar Nguyen Van Troi, Distrik Cerro, Ibu Kota Habana. Tiket pesawat ini disponsori oleh Kota Da Nang .

Mengungkapkan perasaannya saat menerima penghargaan tersebut, Zucelys Herrera Gutiérrez berkata: "Saya sangat bahagia dan sangat senang telah memenangkan hadiah pertama. Saya akan dapat mengunjungi Vietnam."
Berbagi kegembiraan, Fabio Alejandro, siswa kelas 6 SD Nguyen Van Troi, berbagi: “Saya sangat bangga mengunjungi Vietnam, tanah kelahiran Presiden Ho Chi Minh dan tanah air Pahlawan Nguyen Van Troi. Saya akan berkesempatan berinteraksi dengan orang-orang Vietnam dan belajar lebih banyak tentang Vietnam.”
Sementara itu, Presiden ICAP, Pahlawan Kuba Fernando González Llort berkomentar: “Kontes ini sangat penting dalam mendidik generasi muda, calon pemilik negara ini, tentang hubungan yang setia dan teguh antara kedua negara persaudaraan kita”.
Sumber: https://www.vietnamplus.vn/trao-giai-cuoc-thi-viet-ve-tranh-cua-hoc-sinh-cuba-ve-quan-he-voi-viet-nam-post1048045.vnp
Komentar (0)