Bapak Nguyen Tien Dung, Desa Tan Hoa, Kecamatan Hoa Son, merasakan udara menjadi sangat dingin. Bapak Dung berkata: Kebun bambu Bat Do milik keluarganya dibeli dari Provinsi Yen Bai dan ditanam sejak tahun 2020. Awalnya, terdapat 50 pohon bambu yang ditanam di sepanjang tepi sungai untuk mencegah erosi tanah dan memelihara tikus bambu. Namun, karena menyadari bahwa jenis bambu ini menghasilkan banyak rebung, beliau memutuskan untuk mengubah sebagian lahan singkong menjadi lahan intensif dengan budidaya rebung sebanyak 5 sao dengan dua varietas rebung Bat Do dan Tu Quy.
Menurut Bapak Dung, rebung Tu Quy lebih manis dan renyah dibandingkan jenis rebung lain di pasaran, sehingga harga jualnya pun agak lebih tinggi. Harga terendah saat musim hujan adalah 15.000-20.000 VND/kg, 10.000 VND/kg lebih tinggi dibandingkan jenis rebung lainnya. Harga tertingginya adalah 40.000-45.000 VND/kg. Setiap tiga hari, keluarga ini memanen 50-70 kg, menghasilkan hampir sepuluh juta VND per bulan, sehingga keluarga ini sangat gembira.
Petani di kecamatan Hoa Son (Ninh Son) mengurus kebun rebung.
Banyak petani bambu yang menjual rebung mengatakan bahwa berkat sumber air irigasi yang proaktif, rebung dapat dipanen sepanjang tahun. Petani Hoa Son umumnya memanen rebung di luar musim panen (Desember hingga Juli) untuk dijual dengan harga tinggi. Saat ini, harga jual rebung segar mencapai 40.000 VND/kg, dan setiap sao rebung, jika dirawat dengan baik, dapat menghasilkan 5-7 kg/hari.
Rebung mudah tumbuh dan hanya membutuhkan sedikit perawatan. Setiap tahun, Anda hanya perlu membersihkan cabang dan daun, membersihkan kebun, menebang batang pohon tua, memupuk sekali, dan menyiram secara menyeluruh agar pohon dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, tanpa hama atau penyakit, sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pestisida. Selain itu, petani bambu juga memperbanyak dengan memotong cabang bambu untuk dijual saat pasar membutuhkannya guna meningkatkan pendapatan.
Bapak Do Huu Cuong, Ketua Asosiasi Petani Komune Hoa Son, mengatakan: Berkat efisiensi yang tinggi, banyak petani di komune ini telah memperluas lahan budidaya bambu hingga lebih dari 5 hektar. Tanaman ini cocok untuk kondisi tanah dan iklim setempat dan merupakan arah baru dengan banyak prospek bagi para petani, membantu mengembangkan perekonomian menuju pembangunan daerah pedesaan baru di wilayah tersebut.
Asal
Sumber
Komentar (0)