Selama bertahun-tahun, Tiongkok telah membeli pinang dari petani Vietnam dengan harga murah, terkadang bahkan hanya beberapa ribu VND per kilogram. Buah ini diolah menjadi manisan pinang, yang dijual di pasar Vietnam seharga 3,3 juta VND/kg.
Saat ini, buah pinang sama mahalnya dengan emas, buah pinang pernah mencapai rekor harga, buah pinang pernah anjlok,... menjadi kata kunci "panas", karena Tiongkok telah meningkatkan pembelian untuk digunakan sebagai bahan baku produksi, lalu berhenti "membeli barang".
Di negara kita, pohon pinang cukup dikenal masyarakat. Namun, pasar buah ini cukup sempit. Hal ini disebabkan, buah pinang hanya digunakan dalam acara pernikahan, adat istiadat mengunyah sirih, dan buahnya dibeli untuk membakar dupa selama hari raya Tet.
Oleh karena itu, selain dikonsumsi dalam jumlah kecil di pasar domestik, pinang juga diekspor dalam jumlah besar. Beberapa provinsi di negara kami seperti Quang Nam , Quang Ngai, Thanh Hoa... memiliki lahan perkebunan pinang yang cukup luas untuk diekspor.

Pelanggan utama pinang petani Vietnam adalah orang Tionghoa. Di negara berpenduduk satu miliar jiwa ini, pinang digunakan sebagai obat mujarab. Dalam pengobatan Oriental, pinang digunakan untuk mengobati sejumlah penyakit yang berkaitan dengan sistem pencernaan, mencegah anemia, dan mengobati alergi kulit...
Selain itu, pinang muda juga digunakan untuk membuat permen. Permen ini sangat populer di Tiongkok, terutama di daerah dingin, karena berkhasiat mencegah sakit tenggorokan dan menjaga tubuh tetap hangat.
Oleh karena itu, selama bertahun-tahun, Tiongkok telah menjadi pelanggan utama pinang Vietnam. Namun, harga pinang Harganya cukup fluktuatif. Ada kalanya harga buah segar ini melonjak hingga 60.000-90.000 VND/kg. Namun, kebanyakan pinang dibeli dengan harga yang cukup murah, bahkan super murah.
Misalnya, saat ini di tahun 2022, harga pinang meroket hingga 60.000 VND/kg, lalu turun menjadi 3.000-4.000 VND/kg. Tahun lalu, pinang segar hanya dibeli dengan harga 5.000-7.000 VND/kg, dengan harga tertinggi 20.000 VND/kg.
Dalam beberapa hari terakhir, harga pinang naik dari 40.000 VND/kg menjadi 80.000-90.000 VND/kg. Namun, harga ini hanya bertahan beberapa hari, lalu anjlok.
Saat ini, harga pinang segar sekitar 60.000 VND/kg. Namun, tungku pengering cukup berhati-hati dalam membeli, bahkan beberapa tempat menghentikan pembelian, sehingga harga barang ini anjlok. Alasannya, mitra Tiongkok telah mengumpulkan cukup bahan baku untuk produksi.

Khususnya, orang Tiongkok membeli pinang dari Vietnam dengan harga murah untuk membuat permen pinang. Kemudian, barang-barang ini diimpor oleh pedagang grosir dan dijual di pasar-pasar Vietnam dengan harga yang sangat mahal.
Misalnya, di platform e-commerce, pinang Cina dijual di mana-mana dengan harga umum berkisar antara 60.000-200.000 VND/paket, tergantung berat dan merek. Jika dihitung berdasarkan berat, 1 kg pinang berharga sekitar 3-3,3 juta VND, tergantung jenisnya.
Oleh karena itu, permen pinang diperkenalkan sebagai camilan favorit masyarakat Tionghoa. Permen ini terbuat dari pinang dan memiliki rasa manis yang mirip permen jahe. Permen ini berkhasiat mencegah sakit tenggorokan dan menjaga tubuh tetap hangat. Namun, penjualnya juga menyarankan untuk tidak menelan sisa permen setelah mengunyah. Bagi yang baru pertama kali makan permen pinang, mungkin akan mengalami rasa panas, berkeringat, pusing, dan bahkan nyeri dada...
Permen pinang jenis ini hanya banyak digunakan saat cuaca dingin. Namun, jumlah pesanan di situs e-commerce cukup tinggi.
Bapak Nguyen Van Quang, seorang pedagang grosir permen pinang Cina, mengatakan bahwa permen tersebut cukup rewel karena harganya yang mahal. Namun, setiap bulan, jumlah permen yang ia jual kepada pelanggan grosir dan eceran mencapai ribuan bungkus.
Ia menjual satu bungkus permen pinang seberat 118 gram seharga 385.000 VND. Artinya, 1 kg permen pinang jenis ini harganya sekitar 3,3 juta VND. Harganya sangat mahal dibandingkan harga pinang segar di negara kita, ujarnya.
Menurut Bapak Quang, setiap tahun ia hanya mengimpor pinang untuk dijual mulai bulan ke-9 hingga bulan kedua lunar tahun berikutnya. Semakin dingin cuaca, semakin banyak pinang yang terjual karena banyak orang membelinya untuk menghangatkan badan. Di musim lain, ketika cuaca hangat atau panas, pinang hampir tidak laku.
Sumber
Komentar (0)