Pemerintah baru saja menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 97 yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 81 tentang Mekanisme Pemungutan dan Pengelolaan Biaya Pendidikan bagi Lembaga Pendidikan dalam Sistem Pendidikan Nasional serta kebijakan tentang pembebasan, pengurangan, dan dukungan biaya pembelajaran.
19 kelompok mahasiswa dibebaskan atau mendapat keringanan biaya kuliah.
Keputusan No. 97 menyesuaikan peta jalan biaya pendidikan sebagai berikut: Menstabilkan biaya pendidikan mulai tahun ajaran 2023-2024 untuk prasekolah dan pendidikan umum pada tingkat yang sama dengan tahun ajaran 2021-2022.
Jadwal kenaikan biaya pendidikan tinggi negeri dan pendidikan vokasi mengalami keterlambatan 1 tahun dari ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81. Artinya, biaya pendidikan tahun ajaran 2023-2024 akan mengalami kenaikan dibandingkan dengan biaya pendidikan tahun ajaran 2022-2023, namun kenaikannya akan lebih rendah dari jadwal yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 81 untuk menyesuaikan dengan kondisi praktis dan mengurangi kesulitan bagi mahasiswa.
Mulai tahun 2024, mahasiswa mana saja yang akan dibebaskan atau biaya kuliahnya dikurangi sesuai peraturan baru? (Foto ilustrasi: GDTĐ)
Untuk jenjang SMA, terdapat 19 kelompok siswa yang mendapat prioritas pembebasan dan keringanan biaya pendidikan, yaitu:
Biaya pendidikan gratis untuk semua siswa sekolah dasar negeri dan anak-anak prasekolah berusia 5 tahun di desa/dusun yang sangat tertinggal, komunitas di Wilayah III, daerah etnis minoritas, daerah pegunungan, daerah pesisir, dan kepulauan.
Siswa sekolah menengah di desa/dusun yang sangat tertinggal, komune di Wilayah III, daerah etnis minoritas, daerah pegunungan, daerah pesisir, dan kepulauan juga dibebaskan dari biaya sekolah.
Terkait kebijakan pengurangan biaya pendidikan, keputusan tersebut menetapkan pengurangan biaya pendidikan sebesar 70% bagi anak usia 3-4 tahun, siswa SMP dan SMA yang merupakan kelompok etnis minoritas di desa/dusun yang sangat tertinggal, komunitas di wilayah etnis minoritas Wilayah III, wilayah pegunungan, wilayah pesisir, dan kepulauan.
Keputusan tersebut juga menetapkan pengurangan biaya pendidikan sebesar 50% untuk anak usia 3-4 tahun, siswa sekolah menengah pertama dan atas dari rumah tangga hampir miskin.
Keputusan Presiden ini menetapkan dukungan sebesar 150.000 VND/siswa/bulan (setara dengan 1,350 juta VND/tahun) untuk membeli buku dan perlengkapan sekolah bagi siswa dalam kasus berikut: yatim piatu; penyandang cacat; dari rumah tangga miskin; di desa/dusun yang sangat sulit, komunitas di Wilayah III daerah pegunungan etnis minoritas, daerah pesisir, dan kepulauan.
Jurusan apa saja yang bebas biaya kuliah?
Keputusan Presiden yang menetapkan pembebasan biaya pendidikan bagi siswa penyandang cacat, siswa dari kelompok etnis minoritas yang berdomisili di rumah tangga miskin dan hampir miskin sesuai dengan peraturan Perdana Menteri .
Jurusan bebas biaya kuliah meliputi: Marxisme-Leninisme dan Pemikiran Ho Chi Minh, Tuberkulosis, Kusta, Psikiatri, Pemeriksaan Forensik, Psikiatri Forensik, Patologi di fasilitas pelatihan tenaga medis sesuai kuota yang ditetapkan Negara.
Keputusan tersebut menetapkan pengurangan biaya kuliah sebesar 70% bagi siswa yang mempelajari seni tradisional dan khusus, dan pekerjaan tertentu yang sulit, beracun, dan berbahaya.
Pemerintah juga meminta Kementerian Pendidikan dan Pelatihan untuk terus meninjau dan memastikan kebijakan tentang pembebasan dan pengurangan biaya pendidikan bagi penerima kebijakan dan siswa dalam keadaan sulit untuk memastikan akses yang sama terhadap pendidikan kejuruan dan pendidikan tinggi; kebijakan pendidikan universal dan streaming di jenjang pendidikan umum.
Berdasarkan Peraturan 97, pagu biaya kuliah perguruan tinggi negeri yang tidak mandiri dalam biaya rutin untuk tahun ajaran berikutnya adalah 1,2-2,45 juta VND/bulan, tergantung jurusan. Biaya kuliah saat ini akan tetap berlaku mulai tahun 2021-2022 karena dampak pandemi COVID-19, yaitu 980.000-1,43 juta VND/bulan/mahasiswa.
Pada jenjang pendidikan umum, Pemerintah menetapkan bahwa biaya pendidikan untuk tahun ajaran 2023-2024 akan tetap stabil, setara dengan biaya pendidikan untuk tahun ajaran 2021-2022, berkisar antara 30.000-650.000 VND, tergantung pada jenjang pendidikan dan wilayah. Anggaran daerah yang menanggung selisih biaya pendidikan yang lebih tinggi dibandingkan tahun ajaran 2021-2022 akan menanggung selisih tersebut. Besaran dukungan untuk setiap lembaga pendidikan akan dipertimbangkan dan diputuskan oleh pemerintah daerah.
Minh Khoi
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)