Pada konferensi pers sebelum pertandingan final yang berlangsung siang ini (18 Agustus) di Hai Phong , pelatih Myanmar Uki Tetsuro (Jepang) mengatakan: "Tim U23 Australia telah meningkat pesat dibandingkan dengan diri mereka sendiri di awal turnamen tahun ini, jadi pertandingan final besok akan sangat sulit bagi kami."
"Para pemain Myanmar dan kami hanya punya waktu dua hari untuk pulih. Namun, seluruh tim akan tetap memasuki pertandingan final dengan tekad tertinggi. Kami bertekad untuk memenangkan piala," ujar pelatih Uki Tetsuro.

Pelatih Uki Tetsuro dari tim wanita Myanmar (Foto: VFF).
Dalam sejarah turnamen sepak bola wanita Asia Tenggara, Myanmar telah memenangkan kejuaraan dua kali. Jika mereka memenangkan pertandingan final besok malam (19 Agustus), tim ini akan memenangkan kejuaraan untuk ketiga kalinya, menyamai pencapaian sepak bola wanita Vietnam, hanya di belakang pencapaian Thailand yang memenangkan kejuaraan empat kali.
Di skuad Myanmar, ada penyerang yang sangat berbahaya, Win Theingi Tun. Gadis ini telah mencetak 7 gol hingga babak semifinal.
Pelatih Uki Tetsuro berkata tentang Win Theingi Tun: “Dia sangat penting bagi tim sepak bola wanita Myanmar, tetapi kerja sama tim dan kemenangan tim selalu lebih penting. Saya ingin melihat setiap pemain wanita Myanmar menunjukkan semangat dan performa terbaik mereka untuk tim.”
"Sejauh ini, saya sangat puas dengan semangat dan apa yang telah ditunjukkan para pemain saya. Saya ingin mereka terus menunjukkannya di final," tegas pelatih Uki Tetsuro.

Pelatih Joe Palatsides dari tim wanita U23 Australia (Foto: VFF).
Di babak penyisihan grup, Myanmar mengalahkan Australia U-23 2-1 di pertandingan pembuka. Namun, di pertandingan final, situasinya mungkin berbeda.
Pelatih Joe Palatsides dari U23 Australia mengatakan: "Ketika Kejuaraan Asia Tenggara dimulai tahun ini, kami tiba di Vietnam lebih lambat daripada beberapa tim lain. Di awal turnamen, U23 Australia tidak punya waktu untuk beradaptasi dengan cuaca."
"Namun, setelah itu, semuanya berubah ke arah yang positif, kami terus melaju. Para pemain saya beradaptasi dengan sangat baik terhadap jadwal yang cukup padat di turnamen tahun ini," tambah pelatih Joe Palatsides.
Ketika ditanya tentang lawan mereka, Myanmar, pelatih tim putri U-23 dari negeri kanguru itu berkata: "Kami tidak akan terlalu memperhatikan gaya bermain lawan. Yang penting, Australia U-23 menunjukkan gaya bermainnya sendiri."
"Rencana saya adalah membantu tim menguasai bola dengan baik. Jika kami menguasai bola, lawan tidak akan bisa mencetak gol dan tidak akan menyulitkan kami," tegas pelatih Joe Palatsides dengan percaya diri.
Pertandingan final Kejuaraan Sepak Bola Wanita AFF 2025 antara Myanmar dan Australia U-23 akan berlangsung pukul 20.00 besok malam di Stadion Lach Tray (Hai Phong). Sebelumnya, pukul 16.30, pertandingan perebutan tempat ketiga antara tim putri Vietnam dan Thailand akan berlangsung di Stadion Lach Tray.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/tuyen-nu-myanmar-va-u23-australia-cung-khat-khao-vo-dich-dong-nam-a-20250818133557093.htm
Komentar (0)