'Karya alam yang luar biasa': konfrontasi menakjubkan antara tim AS dan Italia di tepi Sungai Han
VietNamNet•16/06/2024
Pertunjukan kembang api di tepi Sungai Han oleh tim Amerika dan Italia meninggalkan banyak kesan tak terlupakan di hati para wisatawan.
Pada malam tanggal 15 Juni, malam kedua Festival Kembang Api Internasional Da Nang (DIFF) 2024 dengan tema 'Karya Agung Alam' berlangsung dengan kompetisi antara tim Amerika dan Italia. Tim Italia membuka malam itu dengan penampilan bertajuk "The Radiant Universe: Symphony of Lights". Setelah memenangkan DIFF dua tahun berturut-turut pada tahun 2017 dan 2018, tim ini membawakan pengalaman dan pemahaman penonton ke dalam penampilan mereka. Pertunjukan tim Italia bertema "The Radiant Universe: Symphony of Lights" menghadirkan malam yang magis dan gemerlap bagi masyarakat dan wisatawan di kota pesisir Da Nang. Dengan musik latar lagu-lagu hits Vietnam seperti "Emperor" karya Dinh Dung dan "Cát Đôi sầu" karya Tang Duy Tan, penampilan tim ini memukau penonton sejak awal. Dengan kembang api yang dirancang indah melesat ke langit, menciptakan bentuk bunga yang mekar, rumput hijau, dan awan putih yang berkilauan. Penonton seakan melihat lukisan cat air Vietnam yang indah, tempat alam dan masyarakat berpadu menjadi satu. Seiring ritme yang berubah semakin kuat, setiap ledakan kembang api pun meledak bak badai di alam liar. Kembang api yang megah di langit, memantulkan beragam warna di permukaan air, bagai kerajaan alam yang hidup dari siang hingga malam. Setiap penampilan tim kembang api Italia memukau pengunjung. Yang tak kalah mengesankan, tim AS menyuguhkan pertunjukan kembang api yang tak terlupakan, perpaduan canggih antara biola, rock, EDM, jazz, dan kembang api. Pertunjukan bertajuk “Kemanusiaan - Jembatan Antar Bangsa” dengan hadirnya rangkaian kembang api raksasa dan warna-warni gemerlap itu sukses memukau para penonton. Ruang di tepi Sungai Han menyala, atmosfer di tribun terus meningkat hingga mencapai klimaks dengan setiap pertunjukan kembang api di ketinggian yang diiringi musik EDM yang meriah. Setiap gugusan kembang api memiliki maknanya sendiri, melukiskan gambaran beragam tentang pengalaman manusia. Sungai Han berkilauan di malam akhir pekan dengan kembang api dari kedua tim, menghadirkan beragam emosi bagi para pengunjung. Malam pertunjukan DIFF berikutnya dengan tema "Magical Love" akan berlangsung pada 22 Juni antara tim Jerman dan Polandia.
Komentar (0)