Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

UAV Hizbullah menyerang rumah Perdana Menteri Israel

VTC NewsVTC News19/10/2024


Pernyataan dari Kantor Perdana Menteri Israel menyatakan bahwa sebuah pesawat tanpa awak (UAV) yang ditembakkan dari Lebanon meledak di kota pesisir Kaisarea pada dini hari tanggal 19 Oktober (waktu setempat). Serangan tersebut menargetkan rumah pribadi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Kaisarea.

Menurut pernyataan tersebut, Perdana Menteri Netanyahu dan istrinya tidak berada di Kaisarea pada saat serangan terjadi dan tidak ada laporan korban jiwa.

Pasukan keamanan Israel menjaga jalan dekat rumah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setelah serangan pesawat tak berawak pada 19 Oktober. (Foto: AP)

Pasukan keamanan Israel menjaga jalan dekat rumah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu setelah serangan pesawat tak berawak pada 19 Oktober. (Foto: AP)

"Sebuah pesawat tanpa awak diluncurkan ke kediaman pribadi Perdana Menteri di kota Kaisarea. Perdana Menteri dan istrinya tidak berada di sana saat insiden terjadi. Tidak ada korban jiwa setelah insiden tersebut," demikian pernyataan Kantor Perdana Menteri Israel pada 19 Oktober.

Namun, pengumuman tersebut tidak menjelaskan apakah UAV tersebut mengenai kediaman Bapak Netanyahu. Sirene tidak berbunyi di Kaisarea sebelum UAV tersebut jatuh dan meledak.

Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan bahwa tiga UAV diluncurkan dari Lebanon ke wilayah Israel pada 18 Oktober, dan dua di antaranya ditembak jatuh. Satu UAV menembus jaring pertahanan udara dan "menghantam sebuah bangunan" di kota Kaisarea.

Belum jelas apakah bangunan yang ditabrak UAV dalam pengumuman IDF tersebut merupakan kediaman pribadi Perdana Menteri Natanyahu. IDF mengatakan sedang menyelidiki insiden tersebut, karena sistem peringatannya tidak aktif ketika UAV tersebut menghantam.

Juga pada tanggal 19 Oktober, pasukan Hizbullah secara serentak melancarkan banyak serangan menggunakan rudal dan pesawat tak berawak terhadap Israel.

Hizbullah meluncurkan sekitar 55 roket ke wilayah Galilea Atas, Barat, dan Tengah di Israel utara sore ini, ungkap IDF dalam sebuah pernyataan. Serangan tersebut melukai setidaknya dua orang, meskipun sebagian besar roket berhasil dicegat oleh pertahanan udara Israel atau jatuh ke area terbuka.

Ini dianggap sebagai serangan roket paling intens yang dilakukan Hizbullah terhadap Israel dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, kelompok bersenjata Lebanon tersebut umumnya melakukan serangan kecil-kecilan hanya dengan beberapa roket saja, sehingga menimbulkan spekulasi bahwa Hizbullah mungkin kehabisan roket atau kesulitan mengorganisir serangan skala besar terhadap Israel.

Di Lebanon, Kementerian Kesehatan negara itu mengumumkan bahwa dua orang tewas dalam serangan udara Israel pagi ini di wilayah Jounieh di utara Beirut. Ini adalah pertama kalinya wilayah utara Beirut diserang sejak Israel melancarkan kampanye serangan udara besar-besaran di Lebanon pada 23 September.

Tra Khanh (Sumber: Times of Israel)

[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/uav-hezbollah-tap-kich-nha-rieng-thu-tuong-israel-ar902719.html

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk