Berita pemecatan Zaluzhny menyebar ke seluruh Kiev pada Senin malam. Sebelumnya, terdapat laporan luas mengenai keretakan hubungan antara Presiden Volodymyr Zelensky dan Panglima Tertinggi Valery Zaluzhny menyusul kegagalan serangan balasan Ukraina tahun lalu.
Panglima Angkatan Darat Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhny. Foto: Ukrinform
Pada hari Senin, juru bicara kepresidenan Ukraina Serhiy Nykyforov mengatakan kepada CNN dan lainnya bahwa rumor pemecatan panglima militer adalah salah.
Kementerian Pertahanan Ukraina juga mengunggah pesan di media sosialnya yang berbunyi: “Yang terhormat para jurnalis, jawaban langsung untuk semua orang: Tidak, ini tidak benar.”
Meskipun serangan balasan Ukraina gagal memukul mundur pasukan Rusia di selatan dan timur negara itu, Jenderal Zaluzhny tetap menjadi salah satu pemimpin paling populer di negara itu.
Sebuah jajak pendapat yang dirilis pada bulan Desember oleh Institut Sosiologi Kyiv menemukan bahwa 88% warga Ukraina mendukung jenderal tertinggi mereka. Tingkat persetujuan untuk Zelensky hanya 62%. Jajak pendapat ini dilakukan setelah kedua pemimpin berselisih mengenai konflik dengan Rusia.
Ketegangan dikatakan meningkat antara kedua pemimpin Ukraina setelah Tn. Zaluzhny menggambarkan perang dengan Rusia sebagai jalan buntu dalam sebuah wawancara dan esai di majalah The Economist November lalu.
Bui Huy (menurut CNN)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)