Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Rabu (9 Oktober) bahwa militer Rusia telah membebaskan dua desa di wilayah Kursk.
Pasukan Ukraina berhasil dipukul mundur dari Novaya Sorochina, 15 km di utara kota Sudzha. Pasukan Rusia juga merebut kembali Nikolsky, wilayah kecil berpenduduk padat yang dikuasai Ukraina di barat daya wilayah Kursk.
Kementerian Pertahanan Rusia juga membagikan rekaman video dari Nikolsky. Rekaman tersebut menunjukkan kelompok penyerang memasuki area tersebut dengan kendaraan tempur infanteri BMP-2.
(Sumber: Kementerian Pertahanan Rusia)
Kementerian Pertahanan Rusia menambahkan bahwa tentara Ukraina dipukul mundur dari posisi mereka dan mundur secara berantakan.
Pada awal Agustus, Kiev melancarkan serangan di wilayah Kursk, Rusia, merebut kota Sudzha dan beberapa desa di sekitarnya. Pemimpin Ukraina Zelensky mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari "rencana kemenangan" yang bertujuan memperkuat posisi Kiev dalam potensi negosiasi dengan Moskow.
Namun, serangan Ukraina di Kursk kehilangan momentum dalam beberapa hari dan situasi telah menemui jalan buntu selama berminggu-minggu. Sejak pertengahan September, tentara Rusia telah melancarkan serangan balasan dan merebut kembali kendali atas banyak kota dan desa.
Menurut perkiraan Rusia, 21.350 tentara Ukraina tewas dan terluka serta mengalami kerugian besar dalam peralatan selama serangan tersebut. Sebanyak 136 tank Ukraina, 66 kendaraan tempur infanteri, 98 pengangkut personel lapis baja, dan hampir 900 kendaraan lapis baja lainnya hancur dalam pertempuran di wilayah Kursk.
Pada 9 Oktober, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengungkapkan informasi kepada publik tentang serangan presisi di wilayah Dnipropetrovsk, Ukraina. Serangan presisi oleh sistem rudal Iskander-M tersebut menghancurkan peluncur Patriot buatan AS yang digunakan oleh Angkatan Bersenjata Ukraina.
Sistem Patriot. (Foto: Army-technology)
Sistem Iskander-M Rusia memiliki presisi dan daya yang tinggi. Sistem ini sering digunakan oleh militer Rusia untuk menghancurkan fasilitas penting Angkatan Bersenjata Ukraina.
Hancurnya sistem Patriot merupakan pukulan telak bagi kemampuan pertahanan udara Angkatan Bersenjata Ukraina. Patriot dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara paling modern dan efektif yang digunakan untuk menangkal serangan rudal oleh militer Rusia. Oleh karena itu, hilangnya sistem ini akan secara signifikan melemahkan kemampuan pertahanan Ukraina di kawasan tersebut.
Serangan semacam itu terhadap elemen utama infrastruktur militer dapat secara signifikan memperlambat atau melumpuhkan kemampuan tentara Ukraina untuk melakukan operasi tempur aktif, kata para ahli.
Patriot adalah sistem pertahanan udara dari era Perang Dingin yang dikembangkan oleh Raytheon Corporation AS dengan tujuan menciptakan senjata pertahanan udara multiguna dan penyeimbang rudal pertahanan udara S-300 Uni Soviet.
Patriot telah mengalami peningkatan besar dengan varian populer seperti PAC-2 dan PAC-3. Varian PAC-3 terkenal karena kemampuannya mencegat rudal balistik jarak pendek dan menengah musuh. Patriot memiliki jangkauan 70 hingga 160 km, mampu beroperasi di segala kondisi cuaca dengan ketinggian terbang hingga 24 km.
Hai (Menurut teknologi Angkatan Darat, Avia, RT)
[iklan_2]
Sumber: https://www.nguoiduatin.vn/ukraine-mat-da-quan-doi-nga-giai-phong-them-nhieu-khu-vuc-o-vung-kursk-204241010113600365.htm
Komentar (0)