Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Umtiti dari puncak Piala Dunia ke dasar depresi

Karier Samuel Umtiti berakhir suram. Dari pahlawan Piala Dunia 2018, ia terjerumus dalam pusaran cedera, kesepian, dan depresi yang tak seorang pun melihatnya.

ZNewsZNews29/11/2025

Umtiti pernah berada di puncak dunia .

Umtiti sedang berada di puncak performanya. Bek tengah Barcelona ini menjadi starter dalam tujuh pertandingan di Piala Dunia 2018, mencetak gol penentu melawan Belgia di semifinal, dan membantu Prancis meraih gelar juara. Namun, itu juga merupakan awal dari serangkaian momen menegangkan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Umtiti tiba di Rusia dengan nyeri lutut yang tak tertahankan. Dokter Barca menemukan masalah tulang rawan, tetapi ia menolak operasi agar bisa tiba tepat waktu untuk turnamen. Harganya terlalu mahal: setelah Piala Dunia, lututnya terus-menerus bengkak dan nyeri, tidak mampu menahan beban kerja, meskipun telah menjalani perawatan, suntikan PRP, dan operasi.

Performanya menurun drastis, dan waktu bermainnya pun menurun drastis. Dalam lima musim terakhirnya di Barcelona, ​​ia hanya bermain sebagai starter lebih dari 18 kali. Pada tahun 2023, kontraknya diputus tiga tahun lebih awal. Umtiti sempat menjadi gelandang serang di Lecce dan kemudian Lille, tetapi belum pernah menemukan kembali citranya sebagai bek tengah yang solid.

Dalam film dokumenter Diving Heads , Umtiti berbicara untuk pertama kalinya tentang sisi gelap perjalanan tersebut. Ia mengaku jatuh ke dalam "kesepian" dan "depresi", hidup dalam empat dinding yang dihantui kritik. "Saya berlatih dua atau tiga kali sehari, tidak pergi ke mana pun, tidak bertemu teman-teman saya. Tapi orang-orang mengira saya malas, bahwa saya tidak ingin kembali," ujarnya.

Keraguan dari beberapa penggemar justru membuatnya semakin lelah. "Mereka tidak tahu seberapa keras saya berusaha. Saya hanya ingin bermain sepak bola, uang bukanlah motivasi saya," kata Umtiti.

Di usia 32 tahun, Umtiti pensiun September lalu. Timnas Prancis memberinya penghormatan terakhir sebelum kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam Diving Heads , Umtiti tampil bersama Raphael Varane, Olivier Giroud, Blaise Matuidi, dan Djibril Sidibe, yang juga pernah mengalami masa-masa sulit dalam karier mereka.

Satu babak dalam hidupnya telah ditutup. Umtiti pernah mencapai puncak dunia. Namun, di sanalah ia memulai kejatuhannya yang panjang menuju ketidakjelasan.

Sumber: https://znews.vn/umtiti-tu-dinh-cao-world-cup-xuong-day-tram-cam-post1606965.html


Komentar (0)

No data
No data

Warisan

Angka

Bisnis

Pertempuran Hati Rakyat di Perbatasan Tanah Air - Pertahanan Negara dan Pertahanan Perbatasan di Situasi Baru

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk