Menurut VCCI, pengurangan sewa tanah sebesar 30% adalah wajar, membantu bisnis memiliki lebih banyak sumber daya untuk memulihkan produksi dan bisnis tetapi masih memiliki kendali dalam batas-batas tertentu, dan tidak secara signifikan memengaruhi total pendapatan anggaran.
Kebijakan pengurangan sewa lahan sebesar 30% akan membantu pelaku usaha dan rumah tangga pelaku usaha memiliki lebih banyak sumber daya untuk memulihkan produksi, terutama dalam konteks penyesuaian harga lahan - Foto: B.NGOC
Saran tersebut baru saja diajukan oleh Federasi Perdagangan dan Industri Vietnam (VCCI) dalam sebuah dokumen yang dikirimkan kepada Kementerian Keuangan mengenai usulan untuk mengembangkan kebijakan guna mengurangi sewa tanah pada tahun 2025, yang sedang dikonsultasikan oleh kementerian tersebut dengan instansi terkait.
VCCI mengatakan bahwa pengurangan sewa tanah sebesar 30% pada tahun 2025 diusulkan oleh VCCI kepada Kementerian Keuangan setelah berkonsultasi dengan banyak pelaku usaha dan pakar.
Menurut VCCI, kebijakan pengurangan sewa tanah bagi badan usaha pada tahun 2025 sedang disusun oleh Kementerian Keuangan sejalan dengan tekad Pemerintah untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada tahun ini, dan menciptakan landasan bagi pertumbuhan dua digit pada periode 2026-2030.
Sektor ekonomi swasta telah menyumbang hampir setengah dari PDB negara ini dalam beberapa tahun terakhir, dan akan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang.
Oleh karena itu, VCCI memandang perlu adanya kebijakan yang mendukung dunia usaha untuk melakukan terobosan dalam produksi dan investasi, terutama dalam konteks prakiraan ekonomi tahun 2025 dengan banyaknya tantangan kegiatan ekspor, tekanan inflasi, dan tingginya biaya bahan produksi.
Kebijakan pengurangan sewa tanah tahun ini membantu bisnis mengurangi beban keuangan, meningkatkan kemampuan mereka untuk menanggapi risiko ekonomi global, dan berkontribusi secara signifikan dalam mewujudkan target pertumbuhan 8% pada tahun 2025.
Sebelumnya, dalam rancangan kebijakan pengurangan pajak bumi dan bangunan bagi badan usaha tahun 2025, Kementerian Keuangan mengusulkan dua opsi pengurangan pajak bumi dan bangunan bagi badan usaha: opsi 1 pengurangan pajak bumi dan bangunan sebesar 30%, dan opsi 2 tingkat pengurangannya berbeda.
Realitas pun menunjukkan, kebijakan penurunan sewa tanah sebesar 30% dari tahun 2021-2024 berdampak positif terhadap pemulihan ekonomi selama dan pascapandemi.
Pengurangan sewa tanah ini telah membantu bisnis memiliki lebih banyak sumber daya, mengatasi kesulitan untuk memulihkan produksi dan bisnis, serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
[iklan_2]
Source: https://tuoitre.vn/vcci-de-nghi-giam-30-tien-thue-dat-cho-doanh-nghiep-trong-nam-2025-20250204155912885.htm
Komentar (0)