Pengerukan danau untuk mengumpulkan 3 ton ikan mas, menghasilkan ratusan juta sebelum hari Dewa Dapur kembali ke surga ( Video : Thanh Tung).
Sesuai jadwal, mulai tanggal 20 hingga 22 Desember, masyarakat di tiga desa Bai Truc, Tan Co, dan Tan Hau (kota Tan Phong, distrik Quang Xuong, provinsi Thanh Hoa ) sibuk menebar jaring dan memanen ikan mas merah untuk melayani masyarakat pada kesempatan Festival Ong Cong dan Ong Tao.
Masyarakat setempat mengatakan bahwa profesi budidaya ikan mas merah telah ada sejak zaman dahulu. Biasanya, mulai tanggal 8 bulan lunar, para petani mulai melepaskan benih ikan, dan pada pertengahan Desember, tibalah waktunya panen.
Setelah bertahun-tahun menggeluti usaha budidaya ikan mas merah, Ibu Le Thi Thai (Desa Bai Truc, Kota Tan Phong, Distrik Quang Xuong) mengatakan bahwa tahun ini keluarganya berencana menjual lebih dari 3 ton ikan ke pasar. Hingga 21 Desember, semua ikan telah dipesan oleh para pedagang.
Saat ini keluarga Ibu Thai berjualan ikan mas merah kepada pedagang di dalam maupun luar provinsi.
Menurut Ibu Thai, kualitas ikan tahun ini bagus, tetapi harga jualnya tidak setinggi tahun-tahun sebelumnya. Saat ini harganya berfluktuasi antara 80.000-100.000 VND/kg.
Saat ini, para pembudidaya ikan mas merah sedang sibuk memanen. Dari pagi hingga sore hari, para pedagang berbondong-bondong datang ke sini untuk membeli dan mengumpulkan ikan.
Sebelum Hari Dewa Dapur, penduduk setempat mengeruk kolam, menarik jaring, mengumpulkan ikan ke dalam jaring kecil, dan menunggu pedagang datang dan mengambil barang dagangan mereka.
Selama pengangkutan ke konsumsi, ikan mas akan dikemas dalam kantung air besar, dipompa dengan oksigen.
Menurut statistik, di Kota Tan Phong, terdapat lebih dari 300 rumah tangga yang membudidayakan ikan mas merah. Karena ikan mas merah memberikan efisiensi ekonomi yang tinggi, selama bertahun-tahun, wilayah ini secara rutin menciptakan kondisi bagi masyarakat untuk mengumpulkan dana lahan, beralih dari lahan persawahan khusus menjadi lahan akuakultur untuk meningkatkan pendapatan.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)