Dokter Spesialis Nguyen Tran Nhu Thuy, Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi, Kota Ho Chi Minh - Cabang 3, mengatakan bahwa basah kuyup atau kehujanan, bahkan saat mengenakan jas hujan, mungkin tampak tidak berbahaya tetapi sebenarnya menimbulkan banyak potensi risiko kesehatan.
Banyak orang yang subjektif setelah kehujanan, sehingga menimbulkan gejala-gejala seperti lesu, lemas, mual, bahkan penyakit rumit yang berhubungan dengan kulit, sistem pernafasan, dan masih banyak lagi.
Ketika iklim berubah secara tiba-tiba atau tidak teratur, faktor-faktor ini dapat masuk ke dalam tubuh dan menjadi penyebab penyakit, yang disebut faktor eksogen (penyebab eksternal). Faktor patogen jarang muncul sendiri, tetapi seringkali berkombinasi, terutama di musim hujan ketika angin, dingin, dan lembap menjadi penyebab utama berbagai penyakit. Jika tidak ada tindakan perlindungan yang memadai saat terpapar air hujan, tubuh sangat rentan terhadap roh jahat jenis ini, terutama ketika tubuh sedang lemah atau energi vital sedang berkurang.
Mengapa basah kuyup saat hujan membuat Anda sakit?
Menurut Dr. Thuy, air hujan di masa lalu dianggap sangat bersih. Kakek-nenek kita juga menyimpan air hujan untuk keperluan sehari-hari, karena air hujan memiliki rasa manis dan sejuk, mengandung beberapa mineral penting, dan sedikit zat besi. Banyak orang dulu minum air hujan tanpa merebusnya, tetapi tetap sehat. Namun, dengan perkembangan industri saat ini, air hujan tidak lagi semurni dulu. Selama proses jatuhnya, air hujan membawa banyak bakteri, kotoran, dan bahan kimia beracun dari udara, seperti SO2 , NO2 , dan H2S , membentuk asam seperti HNO3 , H2SO4 . Zat-zat ini dapat menyebabkan masalah kesehatan jika tubuh bersentuhan langsung dengan air hujan tanpa perlindungan yang tepat.
Orang-orang mengenakan jas hujan untuk melindungi diri saat berjalan di tengah hujan.
Pengalaman mandi hujan semasa kecil memang menyenangkan, tetapi itu hanya terjadi ketika tubuh sehat dan energi vital kuat. Saat ini, akibat polusi udara, terutama di kota-kota besar, air hujan mengandung banyak asam, kotoran, dan bakteri. Jika terpapar hujan dalam waktu lama tanpa perlindungan dan perawatan yang tepat, tubuh akan sangat rentan terhadap penyakit, terutama bagi anak kecil, lansia, dan mereka yang daya tahan tubuhnya lemah," ungkap Dr. Thuy.
Penyakit Umum Saat Kehujanan
- Penyakit pernapasan: Flu, infeksi saluran pernapasan atas, pneumonia musiman...
- Penyakit mata: Mata merah, blefaritis, radang kelenjar lakrimal...
- Penyakit pencernaan: Gangguan pencernaan, infeksi gastrointestinal...
- Penyakit kulit: Jamur kaki dan tangan, folikulitis, kurap, pityriasis versicolor, kudis, jerawat...
- Neuropati perifer: Mati rasa, Bell's palsy (kelumpuhan saraf wajah perifer primer).
- Penyakit tulang dan sendi: Nyeri, kelelahan pada tulang dan sendi pada orang tua, timbulnya linu panggul...
Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit saat basah atau kehujanan
Untuk menjaga kesehatan Anda dan mencegah penyakit yang dapat timbul akibat terpapar air hujan, Anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:
- Gunakan jas hujan yang berkualitas: Saat bepergian keluar rumah, pastikan Anda selalu memiliki jas hujan yang bagus untuk menghindari tubuh Anda basah dan terkena air hujan yang mengandung banyak bakteri dan kotoran.
- Jaga tubuh tetap hangat: Begitu terkena hujan, segera ganti pakaian dengan pakaian kering, jaga tubuh tetap hangat terutama kepala dan leher, serta hindari masuknya udara dingin yang dapat menyebabkan masuk angin.
- Minum air hangat: Setelah kehujanan, minumlah segelas air hangat, air jahe atau teh herbal untuk menghangatkan tubuh Anda dari dalam, sekaligus mendukung sistem pernapasan dan pencernaan Anda.
Pola makan yang bergizi, kaya vitamin C dan istirahat yang cukup akan membantu tubuh meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah penyakit.
- Mandi air hangat: Saat tiba di rumah, Anda harus mandi air hangat untuk membersihkan tubuh, merelaksasi dan melebarkan kapiler, serta meningkatkan sirkulasi darah.
- Segera ganti pakaian dengan pakaian kering: Hindari membiarkan tubuh Anda dalam keadaan basah terlalu lama, yang dapat dengan mudah menyebabkan penyakit kulit seperti folikulitis dan jamur kulit.
- Memperkuat daya tahan: Pola makan bergizi kaya vitamin C dan istirahat yang cukup akan membantu tubuh melawan invasi roh jahat dan bakteri dari lingkungan.
- Batasi keluar rumah saat cuaca buruk: Saat hujan deras atau cuaca sedang tidak bersahabat, jika tidak terlalu penting, sebaiknya batasi keluar rumah untuk menghindari risiko sakit.
- Lindungi kelompok rentan: Berikan perhatian khusus untuk melindungi kesehatan anak-anak, orang tua, wanita hamil dan orang-orang dengan daya tahan tubuh yang lemah, karena mereka mudah terpengaruh oleh hujan.
- Temui dokter jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa: Jika Anda mengalami gejala seperti demam, batuk, kesulitan bernapas, atau masalah kulit setelah kehujanan, Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan saran dan pengobatan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/vi-sao-mac-mua-khong-tot-cho-suc-khoe-18524101407551033.htm
Komentar (0)