
Dalam pertemuan tersebut, para pemimpin komune Mu Cang Chai menekankan bahwa perayaan 2 September dan kegiatan pariwisata musim panen padi tahunan selalu menarik wisatawan domestik dan mancanegara untuk berkunjung dan merasakannya. Hal ini merupakan kesempatan untuk mengembangkan ekonomi jasa dan pariwisata komunitas, sekaligus tanggung jawab bagi setiap organisasi bisnis dan individu untuk menunjukkan semangat keramahtamahan dan pelayanan yang penuh perhatian, serta berkontribusi dalam mempromosikan citra tanah air.
Khususnya dalam rangka memperingati 80 tahun Revolusi Agustus dan Hari Nasional 2 September (1945 - 2025) serta kegiatan pariwisata di tahun 2025, kecamatan Mu Cang Chai akan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut: Acara kesenian penyambutan; Lomba tari Khen; Lomba penampilan kostum; Menjelajahi hamparan sawah terasering berwarna kuning cemerlang - lambang dataran tinggi Barat Laut; Mencoba membuat pola pada kain dengan menggunakan lilin lebah; Menumbuk ketan bersama penduduk setempat; Memajang foto-foto kesenian, hasil produksi lokal, kuliner dataran tinggi, serta menyelenggarakan kegiatan tari rakyat setiap Sabtu dan masih banyak kegiatan khusus lainnya.

Pada pertemuan tersebut, perwakilan pelaku usaha jasa dan tim porter menegaskan akan mengedepankan rasa tanggung jawab, melayani dengan sepenuh hati, dan mematuhi peraturan setempat. Di samping itu, mereka berharap Dinas Kebudayaan dan Informasi Kotamadya dapat berkoordinasi dengan instansi terkait guna membangun jalur wisata yang nyaman bagi wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati objek wisata Mu Cang Chai. Selain itu, mereka juga berharap agar wisatawan dapat berfokus dan mempromosikan berbagai kegiatan budaya tradisional masyarakat Mu Cang Chai.
Pada saat yang sama, direkomendasikan agar pemerintah daerah memberikan perhatian dan melakukan penelitian untuk mengembangkan dan melakukan inovasi industri pariwisata Mu Cang Chai; dan mengelola tim taksi sepeda motor yang beroperasi di daerah tersebut dengan baik.
Di samping itu, untuk menarik wisatawan, komune perlu memperhatikan pembangunan produk wisata yang unik; sanitasi lingkungan, pengolahan limbah; pembuatan kartu pemandu wisata bagi porter yang beroperasi di kawasan tersebut...
Selain itu, pendapat juga difokuskan pada peningkatan kualitas layanan homestay, memastikan kebersihan dan keamanan makanan, mengumumkan harga secara publik, mengatur tempat penjemputan dan pengantaran yang wajar, serta memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas selama festival.

Menutup pertemuan, para pemimpin masyarakat Mu Cang Chai mengakui dan sangat menghargai rasa tanggung jawab para pelaku usaha, khususnya tim porter di masa lalu, yang selalu mendampingi dan mendukung masyarakat dalam mempromosikan citra indah Mu Cang Chai; pada saat yang sama, meminta sektor dan organisasi untuk memperkuat koordinasi dalam mempromosikan, memeriksa dan mengawasi kegiatan pariwisata lokal.
Sejalan dengan itu, masyarakat Mu Cang Chai berharap agar pada waktu mendatang, para pelaku sektor fungsional, khususnya tim porter, perlu menggalakkan kerja propaganda untuk memperkenalkan keindahan citra Mu Cang Chai kepada sahabat-sahabat di dalam dan luar negeri.
Dalam proses propaganda dan promosi citra, perlu mematuhi peraturan perundang-undangan dan tidak berbicara atau mengomentari konten yang tidak benar di situs jejaring sosial.
Pada saat yang sama, komune meminta kepada kepolisian untuk bekerja keras dalam memahami situasi setempat, memastikan keselamatan mutlak bagi wisatawan ketika datang ke Mu Cang Chai; setiap tempat usaha jasa perlu meningkatkan kesadaran untuk menjaga lingkungan yang hijau, bersih, dan indah, melestarikan identitas budaya setempat, dan berkontribusi dalam menciptakan kesan yang baik bagi wisatawan.
Sumber: https://baolaocai.vn/xa-mu-cang-chai-lam-viec-voi-cac-co-so-kinh-doanh-dich-vu-porter-tren-dia-ban-post880213.html
Komentar (0)