Pada 18 September, media Korea melaporkan bahwa Departemen Investigasi Kejahatan Kekerasan di Kejaksaan Distrik Pusat Seoul (Korea Selatan) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan darurat untuk aktor Yoo Ah In dan seorang pria bermarga Choi (32 tahun). Mereka dituduh melanggar undang-undang pengendalian narkoba, menghilangkan barang bukti, dan menghindari tuntutan.
Awal tahun ini, kepolisian Korea Selatan mulai menyelidiki Yoo Ah In setelah menerima dokumen dari Kementerian Keamanan Pangan dan Obat-obatan yang menunjukkan bahwa aktor Korea tersebut telah menggunakan propofol (zat terlarang di Korea Selatan). Segera setelah aktor tersebut memasuki Korea Selatan dari AS pada bulan Februari, ia ditahan di bandara.
Yoo Ah In muncul di pengadilan Mei lalu (Foto: Chosun).
Para penyidik mengumpulkan sampel rambut dan urine untuk diuji. Berdasarkan hasil investigasi, pihak berwenang mengonfirmasi bahwa aktor tersebut menggunakan lima zat terlarang di Korea: propofol, ganja, kokain, ketamin, dan zolpidem.
Menurut penyelidikan polisi, Yoo Ah In telah menggunakan propofol sekitar 200 kali di rumah sakit di sekitar Seoul (Korea Selatan) sejak tahun 2020. Kejaksaan Korea menduga aktor tersebut membeli zat terlarang senilai 500 juta won (sekitar 9,2 miliar VND) di rumah sakit di Seoul (Korea Selatan). Alasan penggunaannya adalah untuk anestesi untuk keperluan operasi plastik.
Selain itu, hasil investigasi menunjukkan bahwa aktor tersebut secara ilegal menggunakan sekitar 1.000 pil tidur atas nama orang lain dalam sekitar selusin kesempatan. Januari lalu, ia dan empat orang lainnya menggunakan kokain dan ganja di AS.
Pada bulan Mei, polisi meminta surat perintah penangkapan untuk Yoo Ah In, tetapi pengadilan menolaknya. Setelah menerima kasus tersebut, jaksa penuntut dilaporkan melakukan penyelidikan tambahan selama tiga bulan dan menemukan bahwa Yoo Ah In telah meminta seorang kenalan untuk secara sengaja menghilangkan barang bukti.
Yoo Ah In adalah bintang Korea termuda yang memenangkan penghargaan Aktor Terbaik (Foto: Instagram).
Selama penyelidikan, Yoo Ah In juga diduga memaksa beberapa orang untuk menggunakan zat-zat terlarang di AS. Selain itu, untuk menyembunyikan penggunaan narkobanya, Yoo Ah In juga diduga memaksa kaki tangannya untuk melarikan diri ke luar negeri, mengancam mereka, dan meminta mereka untuk mencabut pernyataan mereka. Saat ini, Yoo Ah In belum memberikan komentar mengenai informasi di atas.
Yoo Ah In adalah salah satu aktor ternama di Korea yang memenangkan gelar Aktor Terbaik. Oleh karena itu, ia dijuluki "aktor termuda Korea" oleh media Korea. Aktor berusia 37 tahun ini telah menorehkan namanya dalam film-film terkenal seperti Sungkyunkwan Scandal, Jang Ok Jung, A Dynasty Tragedy...
Kejatuhan aktor berusia 37 tahun ini telah membuat banyak penonton menyesal dan telah menjadi fokus diskusi di media Korea selama beberapa bulan terakhir. Sebelum skandal tersebut, Ah In dianggap sebagai bintang berbakat dengan kepribadian yang mengagumkan dan aktif dalam kegiatan amal...
Mei lalu, saat dipanggil pengadilan, Yoo Ah In resmi hadir di hadapan publik. Aktor tersebut mengakui bahwa ia memahami kesalahan yang telah diperbuatnya dan sedang merenungkan dirinya sendiri. Pihak Yoo Ah In menegaskan bahwa ia sangat kooperatif selama penyelidikan.
Yoo Ah In ditolak penonton, merek membatalkan kontrak kerjasama setelah skandal narkoba (Foto: Naver).
Di hadapan para wartawan, ia menundukkan kepala dan meminta maaf kepada penggemar dan media. Ia berkata: "Saya mengatakan kebenaran yang bisa saya ungkapkan selama penyelidikan. Saya juga ingin meminta maaf karena telah mengecewakan banyak orang yang mencintai saya karena insiden yang tidak menyenangkan ini. Saya mohon maaf."
Aktor tersebut menegaskan bahwa ia sepenuhnya jujur dan kooperatif selama penyelidikan. "Saya menyampaikan pandangan saya dengan jujur. Saya berhati-hati dalam menyampaikan isinya secara langsung, tetapi saya yakin saya salah karena berasumsi bahwa beberapa perilaku menyimpang saya tidak merugikan orang lain," ungkap Yoo Ah In.
Akhirnya, "raja film" Korea yang tersohor itu mengakui: "Saya tahu, semua orang sedih melihat saya seperti ini. Saya ingin memanfaatkan momen ini sebagai kesempatan untuk menjalani momen-momen sehat yang belum pernah saya jalani sebelumnya. Saya sungguh minta maaf karena telah mengecewakan kalian semua."
Meski hasil investigasi akhir belum diumumkan, skandal narkoba telah menghancurkan reputasi dan mengakhiri karier aktor kelahiran 1986 tersebut.
Merek-merek segera meninggalkan bintang generasi 8X ini. Banyak proyek Yoo Ah In yang telah selesai terancam sulit ditayangkan. Skandal ini juga menyebabkannya kehilangan peran utama dalam proyek TV blockbuster Korea - Hellbound 2.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)