Di dunia mode yang terus berubah, celana flare kembali hadir dan dengan cepat memikat hati para pencinta gaya vintage maupun modern. Tak hanya menghadirkan tampilan trendi dan bergaya, celana flare juga ampuh menutupi kekurangan tubuh. Mari kita cari tahu mengapa celana ini menjadi pilihan utama para wanita.

Seperti celana flare yang sedang populer tahun ini, kita perlu memahami siapa yang cocok memakainya. Kita juga perlu mempelajari karakteristik pakaian ini secara mendalam, baru kemudian kita bisa memadukannya dengan gaya busana yang sesuai.
Objek yang Cocok
Betis besar, paha kecil
Pertama, cari tahu siapa yang cocok memakai celana flare. Kalau kakimu "gajah" dan bokongmu kendur, jangan coba-coba.
Celana flare dirancang khusus untuk perempuan dengan bokong berlekuk, pinggul ramping, paha kecil, dan betis besar. Celana ini dapat mempertegas lekuk kaki, memaksimalkan "kecantikan", dan jika dipadukan dengan atasan pendek, Anda akan terlihat sangat menarik.
Kaki lurus, rasio tubuh 50:50
Di dunia nyata, tidak banyak orang dengan "tubuh model", jadi ketika memilih celana, kita harus tahu cara memilihnya sesuai dengan karakteristik tubuh. Jika rasio tubuh Anda 50:50 dan kaki Anda tidak lurus, Anda bisa mencoba celana berpotongan flare.

Setelah Anda memahami keunggulan celana flare, Anda akan menyadari betapa menariknya! Desainnya yang ramping di bagian atas dan lebar di bagian bawah, betisnya yang menyerupai lipatan tinggi, dipadukan dengan desain pinggang tinggi dan panjang pergelangan kaki, akan langsung menciptakan kaki jenjang.
Panduan memilih celana
Bahan kokoh, penyembunyian bagus
Ketika perempuan memilih celana flare, pertama-tama, mereka perlu mempertimbangkan bahannya. Celana ketat seperti ini di bagian paha, jika bahannya terlalu lembut, kekurangan kaki besar akan mudah terlihat.

Bahan celana harus kokoh dan memiliki bentuk, misalnya celana flare sering menggunakan kain denim, denim yang agak kaku dapat membuat garis celana lebih halus, membantu menyembunyikan kekurangan dan menciptakan efek melangsingkan.
Desain pinggang tinggi, celana menutupi pergelangan kaki
Untuk desain kaki yang melebar seperti celana flare, hindari model sepanjang mata kaki karena akan membuat kaki terlihat lebih pendek. Celana flare menutupi mata kaki dan punggung kaki untuk membantu memanjangkan proporsi tubuh. Jika dipadukan dengan desain berpinggang tinggi, bahkan dengan proporsi tubuh 50:50 pun tidak masalah.

Celana dapat memengaruhi kecantikan secara keseluruhan, pahami detailnya saat memilih, dan dapat menutupi kekurangan tubuh. Desain pinggang dan kaki celana flare memiliki pengaruh besar pada bentuk tubuh.
Penjahitan rapi, skema warna klasik yang nyaman di mata
Desain celana juga sangat penting, semakin rumit desainnya, semakin sulit dipakai dengan baik, hanya desain yang cukup sederhana dan rapi yang dapat mengurangi rasa berat.

Celana berpotongan flare sebaiknya menghindari jahitan yang terlihat jelas. Pastikan menggunakan benang dengan warna yang sama dengan celana untuk menciptakan kesan yang harmonis. Warna keseluruhan juga harus klasik dan mudah dilihat, pilih denim atau hitam.
Beberapa tips untuk mencampur pakaian
Tips 1: Pilih kemeja pendek
Celana flare memiliki pinggang yang tinggi, jadi untuk memiliki proporsi tubuh yang indah, sebaiknya hindari mengenakan baju yang kebesaran, karena hal ini akan mengurangi kelebihan dari celana tersebut.
Gadis yang benar-benar cerdas sering kali memperpendek proporsi tubuh bagian atas dengan memilih atasan pendek yang serasi, dan gaya atasannya sering kali ketat untuk menonjolkan lekuk tubuh bagian atas.

Tip 2: Campur lapisan
Jika Anda tidak ingin terlalu banyak memperlihatkan lekuk tubuh, Anda bisa memadukan kemeja berlapis, mantel panjang yang menutupi bokong dengan model yang kokoh, dan tank top ketat di bagian dalam, lalu buka mantel. Kombinasi ini dengan celana flare akan terlihat menawan sekaligus nyaman.

Jika pinggang dan pinggul Anda sangat bagus, Anda dapat memilih jaket pendek dan tank top sebagai lapisan, memperlihatkan area pinggang secara moderat untuk menciptakan pesona tetapi tidak terlalu kentara.
Tip 3: Pilih sepatu dengan ujung rendah
Tahukah Anda apa hal terpenting saat memadukan celana flare? Sepatu adalah jawabannya. Jika Anda salah memilih sepatu, hal itu akan memengaruhi keseluruhan penampilan, terutama celana flare.
Jadi, untuk mengenakan celana flare dengan cantik, yang terpenting bukanlah kemejanya, melainkan sepatunya. Sepatu berujung rendah sangat cocok dipadukan dengan gelas anggur. Desain sepatu yang ringan akan menciptakan efek koordinasi yang lebih elegan.

* Pakaian yang disarankan:

Banyak orang berpikir bahwa celana flare jenis ini seharusnya berfokus pada tubuh bagian bawah, tetapi kenyataannya tidak. Koordinasi yang efektif bukan tentang menonjolkan satu poin, melainkan tentang mempertimbangkan keselarasan secara keseluruhan. Celana flare memang menarik perhatian, tetapi karena panjangnya menutupi pergelangan kaki, tubuh bagian atas harus sedikit terekspos. Pilihlah celana dengan kerah bulat rendah, kerah perahu, atau kerah V, yang akan menambah daya tarik.

Jika Anda memilih kemeja yang agak longgar dan panjang hingga menutupi pinggang, jangan biarkan ujung kemeja terlihat, tetapi selipkan ujung tersebut ke dalam ikat pinggang untuk menonjolkan garis pinggang, sehingga terlihat lebih rapi. Kemeja yang agak longgar sebaiknya tidak terlalu tebal. Jika terlalu tebal, saat dimasukkan ke dalam ikat pinggang, pinggang akan terlihat sangat besar. Terakhir, Anda bisa menggunakan ikat pinggang kulit untuk mempertegas dan menciptakan aksen.

Untuk membuat penampilan Anda lebih berkelas, aksesoris seperti tas tangan atau topi sangatlah diperlukan.
[iklan_2]
Sumber: https://giadinh.suckhoedoisong.vn/1-kieu-quan-giup-ban-che-nhuoc-diem-chan-to-con-giup-voc-dang-nhin-dep-dinh-172241018111157867.htm
Komentar (0)