Minum obat setiap hari sudah menjadi kebiasaan banyak orang, terutama lansia dengan penyakit kronis. Obat-obatan tidak hanya berinteraksi satu sama lain, tetapi beberapa makanan yang tidak terduga juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan.
Interaksi dengan makanan dapat mengubah efektivitas obat, bahkan menyebabkan efek samping yang berbahaya. Tidak hanya itu, mengonsumsi obat tepat waktu atau dalam interval yang wajar juga merupakan faktor penting yang memengaruhi kemungkinan efek obat, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).
Susu dapat mengurangi efektivitas beberapa antibiotik.
Berikut ini adalah hal-hal yang dapat mempengaruhi efektivitas obat namun sedikit orang yang mengetahuinya:
Minum susu dapat mengurangi efektivitas antibiotik
Susu adalah minuman bergizi yang mengandung protein, kalsium, zat besi, dan beberapa nutrisi lainnya. Namun, ada nutrisi dalam susu yang dapat menyebabkan masalah jika dikombinasikan dengan beberapa obat.
Susu dan produk olahan susu seperti keju dan yoghurt dapat mengurangi efektivitas beberapa antibiotik seperti tetrasiklin, doksisiklin, dan siprofloksasin. Hal ini karena antibiotik, ketika masuk ke lambung dan usus halus, akan berikatan dengan kalsium dalam susu, membentuk zat yang tidak larut dan tidak dapat diserap oleh usus.
Ginseng mempengaruhi obat-obatan
Ginseng adalah herbal dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Meskipun ginseng baik untuk kesehatan, Asosiasi Jantung Amerika menyatakan bahwa ginseng dapat mengurangi efektivitas Coumadin, obat antikoagulan yang digunakan untuk mengatasi pembekuan darah.
Selain itu, beberapa zat dalam ginseng juga meningkatkan efek samping pendarahan dan hemoragik dari obat-obatan seperti heparin, aspirin dan beberapa obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen, naproxen, ketoprofen.
Mengonsumsinya pada waktu yang salah dapat meningkatkan efek samping
Ketika orang-orang terjebak dalam jadwal yang padat, mudah untuk lupa minum obat. Sayangnya, hal ini memengaruhi efektivitas dan efektivitas obat-obatan, terutama pil KB dan pil tidur. Konsekuensinya bahkan lebih serius pada beberapa obat, seperti obat HIV.
Kopi mengurangi penyerapan obat
Kopi adalah minuman favorit banyak orang. Namun, yang tidak semua orang tahu adalah bahwa kopi dapat menghambat penyerapan atau meningkatkan efek beberapa obat resep, seperti antidepresan, antibiotik, dan pil KB, menurut Medical News Today .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/4-dieu-it-ngo-toi-anh-huong-den-tac-dung-cua-thuoc-185250122003202683.htm
Komentar (0)