Hanoi memiliki banyak kedai mi bekicot keluarga yang sudah lama berdiri dan populer. Pengunjung dapat memilih dari mi bekicot tradisional hingga mi kacang pisang dan mi bekicot dingin.
Di Hanoi, terdapat banyak kedai mi siput yang sudah lama berdiri dan menarik banyak pengunjung. Foto: Nhat Minh Berikut 4 kedai mi bekicot yang wajib dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Hanoi. Kedai mi bekicot Ms. Hue, kedai mi bekicot Ms. Bui Thi Hue di Jalan Nguyen Sieu (Distrik Hoan Kiem, Hanoi), telah berdiri selama lebih dari 30 tahun dan berawal dari pedagang kaki lima kecil. Daya tarik kedai Ms. Hue terletak pada roti bekicot "unik" yang dibuat dan diteliti sendiri oleh pemiliknya. Sosis bekicot adalah ciri khas restoran Mrs. Hue. Foto: Nhat Minh Selain itu, restoran ini menjual dua jenis siput untuk dimakan bersama mi: siput besar dan siput kecil. Siput besar adalah siput nangka yang diimpor setiap hari. Banyak pengunjung menggambarkan siput nangka Nyonya Hue sebesar kepalan tangan. Untuk kuahnya, restoran ini hanya menggunakan bahan-bahan sederhana seperti tomat, cuka, dan kaldu siput untuk mempertahankan cita rasa pedesaannya. Saat ini, restoran ini menjual ribuan mangkuk mi setiap hari. Harga mi di sini berkisar antara 40.000 hingga 100.000 VND/mangkuk. Restoran ini buka setiap hari dari pukul 06.00 hingga 16.00, dan hingga pukul 20.00 di akhir pekan. Semangkuk penuh sup mi siput di restoran Mrs. Hue. Foto: Nhat MinhBihun Siput Luong Restoran bihun siput ini terletak di sebuah gang kecil di Jalan Dao Tan (Distrik Ba Dinh, Hanoi). Saat ini, pemiliknya adalah Ibu Bui Thi Luong, generasi ketiga dalam keluarga yang meneruskan profesi tradisional ini. Yang istimewa dari semangkuk bihun Ibu Luong adalah setiap siputnya montok, kenyal, dan renyah. Untuk kuahnya, Ibu Luong hanya menggunakan bahan-bahan seperti tomat, kaldu siput, kaldu tulang, lalu dibumbui sesuai rahasia keluarga. Untuk melayani selera pelanggan, Ibu Luong telah menambahkan banyak topping ke dalam menu seperti daging sapi, ham, kacang-kacangan, telur bebek, dll. Semangkuk bihun siput di restoran ini harganya mulai dari 25.000 hingga 65.000 VND, tergantung pada lauknya. Ibu Luong menjual sekitar 500 mangkuk sehari. Hidangan mi siput Ms. Luong menarik banyak pengunjung karena cita rasanya yang tradisional dan sederhana. Foto: Nhat Minh Kedai Mie Siput Dingin Tay Son Kedai mie siput dingin yang terletak di sebuah gang kecil di Jalan Tay Son (Distrik Dong Da, Hanoi) ini tidak memiliki papan nama yang mencolok, hanya dipajang sepasang tiang bambu dan beberapa kursi plastik untuk dinikmati pelanggan. Saat ini, pemilik kedai mie siput dingin ini adalah Ibu Nguyen Thi Bau (65 tahun). Ia sering pergi ke pasar setiap hari untuk memilih sendiri bekicot dan bekicot nangka yang tidak berlendir atau amis. Setelah melalui proses pengolahan awal, pemilik kedai merebus bekicot secukupnya agar tetap segar dan rasanya tetap terasa. Air rebusan ini dibumbui sesuai resep rahasianya untuk dijadikan sup. Ibu Bau menyimpan kuahnya di dalam toples, bukan di panci atau keranjang agar kelezatannya lebih tahan lama. Jenis bihun yang disajikan adalah bihun koin yang diimpor dari Desa Phu Do. Harga satu porsi di sini hanya mulai dari 30.000 VND. Mie siput dingin adalah hidangan yang dipilih banyak orang untuk mengubah selera mereka. Foto: Nhat MinhRestoran Bun Oc Chuoi Dau milik Mrs. Luong dibuka pada tahun 1970-an dan merupakan salah satu restoran pertama di Hanoi. Setelah lebih dari 50 tahun, restoran ini kini pindah ke Jalan Truong Chinh, di seberang Pasar Khuong Thuong. Kuahnya yang agak kental terasa istimewa karena mengandung pisang hijau dan bubuk tahu. Bahan utama hidangan ini antara lain bihun, pisang, siput, dan kaldu. Tergantung selera, pengunjung dapat memesan kuping sapi atau babi untuk dinikmati bersama. Semangkuk mi lengkap di sini berisi siput besar dan kecil, pisang dan tahu, sosis kuping babi, dan daging sapi. Foto: Phuong Anh Harga semangkuk bihun di sini berkisar antara 45.000 hingga 55.000 VND. Selain bihun dengan pisang dan keong, restoran ini juga menyajikan bola keong, keong yang dibungkus daun sirih, atau bakso kodok, yang telah lama terkenal di Desa Khuong Thuong.
Komentar (0)