Karena manfaatnya bagi kesehatan jantung, otak, mata, dan kekebalan tubuh, asam lemak omega-3 merupakan bagian penting dari pola makan sehat. Namun, mengonsumsi asam lemak ini secara berlebihan dapat berbahaya.
Karena tubuh tidak dapat mensintesis asam lemak omega-3, tubuh harus melengkapinya melalui makanan kaya omega-3, seperti salmon, tuna, makerel, biji rami, atau biji chia. Selain itu, mengonsumsi pil omega-3 juga merupakan cara untuk memenuhi kebutuhan asam lemak ini bagi tubuh, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).
Asam lemak omega-3 baik untuk kesehatan Anda, tetapi jika terlalu banyak dapat berbahaya
Mengonsumsi terlalu banyak asam lemak omega-3 dapat menimbulkan efek samping berikut:
Terlalu banyak asam lemak omega-3 meningkatkan risiko pendarahan
Menambahkan asam lemak omega-3 ke dalam menu harian Anda aman dan bermanfaat. Namun, mengonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan risiko pendarahan, terutama jika mengonsumsi suplemen minyak ikan dosis tinggi. Hal ini karena asam lemak omega-3 bertindak sebagai antikoagulan alami. Dosis tinggi nutrisi ini dapat mengganggu aktivitas trombosit, yang dapat mengganggu pembekuan darah.
Fibrilasi atrium
Fibrilasi atrium adalah efek samping serius lainnya dari mengonsumsi terlalu banyak suplemen asam lemak omega-3. Kondisi ini dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur, meningkatkan risiko pembekuan darah, stroke, dan gagal jantung.
Masalah pencernaan
Menurut Institut Kesehatan Nasional (AS), mengonsumsi suplemen asam lemak omega-3 terkadang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mulas, mual, dan diare. Hal ini disebabkan oleh efek pencahar ringan dan kandungan lemaknya yang tinggi, sehingga terkadang dapat menyebabkan ketidaknyamanan.
Untuk mengurangi masalah ini, para ahli menyarankan agar orang-orang memulai dengan dosis rendah dan meningkatkannya secara bertahap seiring waktu seiring penyesuaian tubuh. Mengonsumsi suplemen omega-3 bersama makanan akan melancarkan pencernaan dan mengurangi risiko mulas.
Efek kekebalan
Asam lemak omega-3 mendukung kesehatan kekebalan tubuh dengan mengurangi peradangan, memperkuat membran sel, dan meningkatkan aktivitas sel kekebalan tubuh. Namun, terlalu banyak asam lemak omega-3 dapat mengganggu respons kekebalan tubuh.
Institut Kesehatan Nasional merekomendasikan konsumsi hanya 1,1 hingga 1,6 gram omega-3 per hari. Jika Anda mengonsumsi ikan, Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan konsumsi hanya dua porsi ikan per minggu, dengan ukuran porsi 85 hingga 110 gram, menurut Medical News Today .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/4-tac-dung-phu-canh-bao-dang-nap-qua-nhieu-omega-3-185250102132158924.htm
Komentar (0)